BELAJAR BAHASA ARAB DI RADIO RODJA

Alhamdulillah, sekarang ini sarana belajar bahasa Arab semakin mudah. Misalnya, kita bisa belajar lewat radio.

Diantara stasiun radio yang mengadakan bimbingan belajar bahasa Arab adalah radio rodja (756 am). Setiap ahad malam senin ada pembahasa kitab durus lughoh jilid satu, kitab bahasa Arab untuk pemula. Setelah selesai, dilanjutkan dengan pembahasan kitab jilid duanya setiap jum’at malam. Setahu saya, kitab durus lughoh jilid satu diselesaikan dalam waktu sekitar 2 tahunan.

Awalnya saya tidak mengikuti pelajaran jilid satu, karena diperuntukkan untuk pemula banget. Tapi, suatu ketika, setelah memasuki jilid kedua, saya tertarik untuk mengikuti dengan harapan bisa mendapat faidah cara mengajar bahasa Arab.

Setelah saya mengikuti beberapa kali, saya kaget juga. Kok yang berpartisipasi (menelpon) kebanyakan para umahat ya? Rupanya banyak juga umahat yang tertarik belajar bahasa Arab. Mungkin mereka nggak ada kesempatan ikut kursus, jadinya mereka belajar lewat radio.

Tapi ada satu hal yang saya ingin sedikit perbincangkan, yaitu terkait kitab yang digunakan. Menurut saya kitab durus lughoh itu cocoknya digunakan bagi orang yang memang ingin bisa ngomong bahasa Arab (muhadatsah). Jadi kalau Anda ingin mahir bercakap-cakap dengan bahasa Arab, silakan gunakan kitab itu. Isinya bagus karena diberikan banyak contoh percakapan.

Lah, trus gimana dengan orang yang tujuannya ingin bisa baca kitab gundul supaya bisa memahami al-Qur’an dan bacaan sholat?

Kalau menurut saya (catat ya, “menurut saya”), kitab ini kurang cocok digunakan bagi orang yang ingin bisa baca kitab gundul. Sebab pelajaran kaidahnya sangat sedikit dan berserakan. Sehigga saya melihat banyak peserta pelajaran kitab jilid 2 yang belum faham kaidah yang sangat dasar sekalipun, padahal sudah belajar sekitar 2 tahun lewat radio rodja. Bukankah waktu 2 tahun terbilang cukup lama?

Dari beberapa kali mendengarkan pelajaran bahasa Arab di radio rodja, akhirnya saya berpikiran untuk menyusun sebuah kitab yang bisa digunakan oleh para umahat (khususnya) yang ingin bisa baca kitab gundul namun mereka tidak ada waktu untuk ikut kursus. Maka, lahirlah kitab fahimna. Kitab ini saya susun agar bisa dipelajari sendiri di rumah. Dan, jika si murid rajin, dia bisa menyelesaikan kitab ini dalam waktu sekitar 4 bulan (nggak perlu sampai 2 tahun), dengan hasil mereka bisa menguasai kaidah dasar bahasa Arab sebagai bekal memahami Al-Qur’an dan bacaan sholat.

Jadi intinya, dalam belajar itu seperti petani yang ingin bercocok tanam. Seorang petani yang cerdas, sebelum bertanam tentu dia memperhatikan minimal 2 hal: dia ingin memanen apa nantinya dan bagaimana cara yang cepat dan tepat supaya diperoleh hasil yang memuaskan.

Begitupun dengan belajar bahasa Arab. Seorang murid yang cerdas, sebelum belajar hendaknya dia pikirkan dua hal itu. Jadi dia jadi tidak asal dalam memilih kitab panduan dan juga dalam metode belajarnya. Dengan begitu, waktu yang dia miliki bisa digunakan seefektif mungkin. Kita tentu tidak ingin kan baru bisa memanen padi setelah dua tahun, padahal mestinya bisa panen dalam 6 bulan?

Nah, demikianlah. Semoga tulisan saya ini bermanfaat.

About these ads

2 Responses to BELAJAR BAHASA ARAB DI RADIO RODJA

  1. supriman says:

    Bagusnya memang digabung tadz… Durusulughoh iya, qiroah (yang diajarkan di LIPIA), plus tambah kitab nahwu (almuyassar), dan shorof (Amtsilatutashrif)…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 88 other followers

%d bloggers like this: