DAUROH BAHASA ARAB

manggis_typepadSaya sangat menyarankan bagi Anda yang belajar bahasa Arab secara otodidak untuk mengikuti dauroh (pelatihan) bahasa Arab. Insya Allah akan banyak manfaat yang nantinya akan Anda dapat.

Dahulu, ketika saya awal-awal belajar bahasa Arab, di beberapa pesantren biasanya mengadakan acara dauroh bahasa Arab setahun sekali. Waktunya biasanya bertepatan dengan waktu libur santri dan anak-anak sekolah. Diantara pesantren yang hingga sekarang masih rutin mengadakan dauroh bahasa Arab adalah pesantren Al-Furqon Gresik Jawa Timur (Infonya bisa dilihat di: http://www.majalahalfurqon.com/)

>>> Manfaat Dauroh

Berikut ini beberapa manfaat yang insya Allah akan Anda dapat dari mengikuti dauroh:

  1. Anda akan lebih konsentrasi dalam belajar. Sebab ketika dauroh, perhatian Anda nantinya akan terfokus pada belajar saja, tidak pada urusan-urusan dunia yang mungkin selama ini telah menyibukkan Anda.
  2. Anda akan dibimbing langsung oleh seorang ustadz. Sehingga Anda akan lebih mudah dan cepat dalam memahami materi bahasa Arab dibanding harus belajar sendiri lewat kitab.
  3. Anda akan dekat dengan orang-orang yang bisa bahasa Arab, seperti Ustadz dan santri. Sehingga Anda tidak perlu kesulitan lagi mencari tempat bertanya.
  4. Anda akan kenal banyak kawan yang sama-sama ingin bisa bahasa Arab. Dengan begitu semangat Anda akan semakin terpompa. Disamping juga Anda akan lebih banyak kenalan.

Inilah diantara manfaat dauroh yang akan Anda dapat. Dan alhamdulillah manfaat ini saya rasakan juga saat dahulu pernah mengikuti dauroh bahasa Arab. Saya dahulu pernah mengikuti dua kali dauroh bahasa Arab. Lamanya dauroh sekitar sebulan. Saya ikut kelas lanjutan dua-duanya. Kitab yang dibahas adalah kitab Mulakhosh (Kitab Nahwu-Shorob tingkat menengah). Jadi alhamdulilah sudah dua kali saya mengkaji kitab Mulakhosh ini di bawah bimbingan para ustadz di pondok pesantren.

Disamping ke-4 manfaat yang telah saya sebutkan di atas, saya juga mendpatkan manfaat lainnya. Diantaranya:

  1. Saya jadi tahu kitab-kitab panduan bahasa Arab lain yang bagus untuk dijadikan sarana belajar.
  2. Saya bisa mencontoh para ustadz dalam menjelaskan materi bahasa Arab yang menyenangkan dan mudah dimengerti oleh para peserta dauroh.
  3. Saya kenal dengan para ustadz dan santri. Bahkan ada santri yang kini sudah menjadi ustadz yang masih berhubungan dengan saya. Sehingga kalau ada permasalahan agama dll.saya bisa bertanya kepadanya.

 

>>> Sebelum & Saat Mengikuti Dauroh

Namun, agar mendapatkan hasil yang maksimal dari dauroh, maka saya sarankan sebagai berikut:

  1. Sebelum dauroh, jauh-jauh hari coba cari tahu informasi yang didapat tentang kitab panduan yang digunakan. Cobalah miliki kitab panduan yang nanti akan dibahas terlebih dahulu. Coba berusaha untuk baca sendiri di rumah jika memungkinkan. Berusahalah untuk memahaminya sendiri terlebih dahulu. Sehingga saat dauroh nantinya tinggal muroja’ah saja dan bertanya tentang materi yang masih belum difahami. Insya Allah dengan cara ini, pemahaman akan lebih bagus dibanding kita belajar dari nol sama sekali saat dauroh.
  2. Bawalah uang yang banyak. Gunakan uang itu nanti untuk membeli kitab-kitab. Biasanya di tempat dauroh ada dijual berbagai macam kitab kaidah bahasa Arab dan juga kitab-kitab lainnya. Kadang ada kitab bagus yang langka yang susah didapat di toko-toko buku. Biasanya berupa fotokopian.
  3. Belajarlah dengan serius dan sungguh-sungguh di kelas. Jangan malas. Jika masih bingung dengan materi yang diajarkan, segera tanyakan di kelas. Jika di kelas tidak sempat, temui ustadz di luar kelas untuk mendapat penjelasan tambahan.
  4. Minta masukan dan nasehat dari para pengajar tentang kiat sukses belajar bahasa Arab (Nahwu-Shorof).
  5. Gunakan waktu istirahat untuk istirahat yang cukup. Sehingga nantinya bisa mengikuti pelajaran dengan kondisi tubuh yang prima.
  6. Bila ada kesempatan berolahragalah untuk kebugaran tubuh. Minimal dengan jalan-jalan santai.
  7. Jalin komunikasi yang baik dengan para Ustadz, santri, dan para peserta dauroh. Terutama kepada para Ustadz dan santri. Bila perlu minta nomer Hpnya agar nanti mudah menghubungi mereka saat butuh penjelasan.

 

Demikian saja. Semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam bish shawab.

 

Bogor, Ahad sore 12 Jumadil Ula 1434 H/ 24 Maret 2013

Muhammad Mujianto Al-Batawie

(Penulis SERIAL KITAB FAHIMNA, Panduan Belajar Bahasa Arab Secara Otodidak)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 58 other followers

%d bloggers like this: