5 LANGKAH MERAIH MIMPI (bag-1)

Sobat….

Kalo boleh tau, apa target yang ingin kamu raih pada tahun ajaran kali ini?

“Ah, kalo saya mah yang penting bisa naek kelas. Nggak apa-apa dapet nilai pas-pasan juga….”

Lho, kok loyo gitu sih kayaknya? Ayo dong semangat! Bikin target yang setinggi-tingginya dong, fren. Emangnya kalian nggak pingin jadi juara kelas???

“Waduh, kayaknya nggak bakalan deh saya jadi juara kelas…”

Lho, emangnya kenapa?

“Saya kan orangnya biasa-biasa aja, nggak pinter-pinter amat…”

Wah, gimana sih! Kan kamu udah baca penjelasan tentang keyakinan. Kamu kudu yakin. Kalo orang lain aja bisa, kamu juga harus bisa. Emangnya apa sih yang ngebedain kamu dengan temenmu yang biasa juara kelas itu? Nggak ada kan?! Kamu dan dia sama-sama makan nasi, sama-sama minum air, sama-sama jajan di kantin, sama-sama naik angkot kalo berangkat ke sekolah, sama-sama…..….dll.

Kemudian, yang terpenting, kamu dan dia sama-sama punya bekal untuk menjadi juara kelas. Kamu sama-sama punya akal untuk berfikir. Jadi, kamu dan dia sama-sama berkesempatan untuk sukses. Kalo gitu, apa yang membedakan kamu dengan dia? Ayo apa coba?!

“Oh, dia itu otaknya encer. Beda ama saya yang biasa-biasa aja”

Eeh jangan salah fren. Kamu juga bisa punya otak encer. Otak itu kan ibarat pisau. Kalo sering diasah dia tentu bakalan tajem. Kalo jarang diasah ya bakalan tumpul. Bahkan bisa sampe karatan.

“Cara ngasahnya gimana? “

Ya tentu saja dengan menggunakannya untuk belajar, belajar, dan belajar. Kamu kudu banyak belajar, di manapun kamu berada dan kapanpun. Nggak cuma di sekolah. Di manapun berada kamu kudu pake otakmu untuk belajar.

“Oke deh kalo gitu. Tahun ini saya targetin masuk tiga besar di kelas!”

Nah, gitu dong semangat. Kan kita jadi seneng ngeliatnya.

“Mmm…tapi mungkin nggak ya saya bisa dapet tiga besar di kelas…saya masih ragu nih….”

Lho, kok loyo lagi sih. Kamu kudu yakin! Kalo orang lain aja bisa, kamu kudu bisa. Oke deh, fren. Biar kamu bener-bener yakin, kita kasih tau nih beberapa langkah yang bisa kamu coba untuk bisa meraih impianmu. Nih simak nih….

Eh, sebentar..sebenar…. Kayaknya kamu kudu tau dulu deh, kenapa kita kudu bikin target-target segala? Kenapa hidup ini nggak dibiarkan mengalir aja kayak air? Pingin tau kan?

 

JADILAH AIR YANG CERDAS!

Hmm…begini sobat. Memang, banyak orang yang punya prinsip hidup ”Seperti air yang mengalir”. Pokoknya hidup ini dijalani aja, tanpa pusing-pusing mikirin tujuan dan bikin perencanaan. Kalo lapar ya makan, kalo haus ya minum, kalo ngantuk ya tidur. Gitu aja! Hidup ini jangan dibikin susah. Begitu kata mereka.

Sebenarnya terserah saja kalo kamu punya  pendirian seperti ini. Cuma kamu perlu ingat, sobat. Nggak semua air mengalir ke lautan yang indah membiru. Banyak juga air yang mengalirnya ke selokan atau comberan. Kalo kamu pingin seperti air yang mengalir, kamu pilih yang mana: yang mengalir ke laut atau ke selokan?

Saran kami nih fren, kalo kamu memang ingin menjadi seperti air yang mengalir, JADILAH AIR YANG CERDAS. Yaitu air yang tau mau kemana dia menuju dan mengetahui juga jalur tercepat, termudah, dan teraman untuk bisa sampai ke tujuannya.

Jadi intinya, tujuan itu penting banget sobat. Dalam buku Financial Revolution, Tung Desem Waringin, seorang motivator terkenal, memberikan sebuah penjelasan tentang arti pentingnya sebuah tujuan. Kata dia…

”Adalah sangat penting bahwa kita menentukan tujuan. Tanpa tujuan, gerak kita sama sekali tanpa arah. Coba bayangkan Anda keluar dari rumah Anda, lalu memberhentikan taksi yang lewat. Begitu Anda naik taksi, Anda tentu akan ditanya oleh supir, ”Ke mana?” Coba jawab dengan,”Terserah!”

Ada beberapa kemungkinan. Kemungkinan pertama, supir taksinya marah, dan Anda diminta turun. Kemungkinan kedua, supir kasihan melihat Anda, dan Anda diantar ke Rumah Sakit Jiwa. Kemungkinan ketiga, supirnya akan bertanya ”Terserah saya?”, ”Bapak/Ibu punya uang berapa?” Andaikan saja Anda mengatakan bahwa Anda punya uang Rp. 100.000,- maka supir taksi tadi akan berputar-putar sampai argonya pas Rp 100.000,- lalu dia akan menghentikan taksinya. Ada dua kemungkinan tempat berhentinya: pertama, kita dikembalikan di depan rumah kita, atau dia akan berhenti di sembarang tempat, yang bisa 98% dipastikan bahwa tempat tersebut tidak Anda suka.

Nah, kalau kita tidak menentukan tujuan dalam hidup ini, kita seperti naik taksi tanpa tujuan. Waktu habis; uang habis; pikiran terbuang; tenaga terbuang; dan yang lebih parah lagi, kita tidak sampai ke mana-mana, tetap di tempat atau sampai ke tempat yang tidak kita suka.”

Benul –eh- betul sekali! Hidup tanpa tujuan beresiko besar untuk merugi. Rugi waktu, rugi uang, rugi tenaga, rugi pikiran, dan rugi bandar (Lho, emangnya main judi make acara rugi bandar segala he..he..becanda om !).

Kalo kamu misalnya nggak tau apa yang hendak kamu peroleh dengan belajar di sekolah, hidupmu bisa jadi akan terombang-ambing tak tentu arah. Bisa-bisa kamu nanti bakalan menyesal di kemudian hari. Percaya deh, fren.

Oke deh, sekarang kita akan bahas langkah-langkah apa aja yang bisa mengantarkanmu kepada tujuan yang kamu ingin capai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: