BAITI JANNATI…RUMAHKU SURGAKU… (senandung muqadimah)

Saudaraku yang aku cintai karena Alloh…

 

Setiap pasangan suami-isteri tentu menginginkan hidup dalam rumah tangga yang damai. Tul nggak?! Bahkan banyak yang memimpikan rumah tangganya kelak menjadi laksana Surga. Mereka tentu berharap, setelah hidup berumah tangga, bisa tersenyum bangga sambil berkata” “Baitiy Jannati….Rumahku Surgaku….”.

 

Hmmm…..

 

Namun, terkadang impian ternyata jauh beda dengan kenyataan. Ternyata menjalani hidup berumah tangga tak semudah makan tahu (he3…apa coba..). Ada saja rintangan yang datang menerjang. Dan terkadang rintangan itu begitu berat sehingga menghancurkan impian indah di masa lalu.

 

Ya, memang. Demikianlah hidup berumah tangga. Mesti ada ujiannya. Mesti ada rintangannya. Sebagaimana sering diumpamakan oleh orang-orang. Katanya, hidup berumah tangga itu ibarat menaiki sebuah bahtera yang tengah mengarungi samudera. Selalu saja ada kecipak ombak yang datang menerpa. Kadang kecil, kadang juga besar. Dan itu memang sudah sunnatulloh yang harus kita terima dan hadapi.

 

Yang jadi pertanyaan sekarang adalah, mungkinkah rumah tangga kita menjadi rumah tangga yang bahagia? Mungkinkah rumah tangga kita menjadi rumah tangga yang sakinah? Mungkinkah kita bisa berkata dengan senyum kebanggaan “Baiti Jannati…”?

 

Jawabnya adalah mungkin. Dan sangat mungkin. Kenapa? Buktinya banyak juga orang yang rumah tangganya bahagia. Banyak juga orang yang rumah tangganya laksana Surga. Kalau mereka bisa, kenapa kita nggak?! Kita juga harus bisa! (Ayo…Kamu BISA!!!)

 

 

Tinggal sekarang yang harus kita lakukan adalah berusaha dengan segala daya dan upaya untuk menjadikan rumah tangga kita bahagia. Bagaimana caranya? Misalnya dengan banyak belajar dari pengalaman orang-orang yang sudah berhasil untuk dicontoh, dan juga banyak belajar dari orang-orang yang gagal dalam hidup berumah tangga untuk diambil hikmahnya dan untuk tidak melakukan kesalahan yang sama dengan mereka. Intinya, Kita harus banyak belajar, banyak baca, dan banyak mengamati serta mengkaji.

 

Saudaraku yang aku cintai karena Alloh….

 

Sungguh aku merasa sedih melihat kehidupan rumah tangga sebagian kaum Muslimin sekarang ini. Terutama mereka yang berada dekat denganku dan hidup di sekitarku. Tidak sedikit yang rumah tangganya hancur berkeping-keping diterjang ombak. Bahtera yang mereka naiki tenggelam sebelum sampai ketujuan. Kenapa ini bisa terjadi?

 

Ada banyak faktor. Dan faktor terbesar, berdasarkan hasil pengamatanku, adalah kurangnya ilmu yang mereka dalam mengarungi samudera kehidupan berumah tangga. Mereka minim ilmu tentang kehidupan berumah tangga.

 

Oleh karena itu, betapa ingin aku memberikan sedikit percikan ilmu yang aku miliki. Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu, aku telah mendapat banyak pelajaran berharga. Termasuk dalam hal kehidupan berumah tangga. Lewat buku yang aku baca, perbincangan yang aku dengar, tontonan nyata yang aku lihat ada banyak ilmu yang sudah aku serap.

 

Nah, kini saatnya aku ingin berbagi. Insya Alloh, dengan mengharap kekuatan dari Alloh, aku akan memberikan sedikit kiat/tips/jurus….atau apalah istilahnya untuk bisa digunakan dalam rangka melanggengkan kehidupan berumah tangga.

 

Insya Alloh note ini aku akan buat berseri. Bagi yang ingin aku tag, atau yang merasa keberatan kalau aku tag note ini, silakan konfirmasi.

 

Mungkin ini saja muqodimah dariku.

 

Wallohu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: