SERIAL BAITI JANNATI (JURUS KE-4)

Ini sebuah kisah nyata. Kisahnya tentang dua orang pengantar air minum isi ulang. Jadi begini. Ada sebuah tempat pengisian air minum isi ulang yang memiliki dua pegawai yang biasa mengantarkan air minum kepada para pelanggan. Sebut saja namanya si A dan si B.

 

Meskipun bekerja di tempat yang sama, si A dan si B memiliki sikap yang berbeda dalam melayani pelanggan. Si A kalau mengirim gallon langsung diantar ke depan pintu rumah si pelanggan. Jadi si pelanggan tidak perlu gotong-gotong galon ke dalam rumah. Si A pun cukup ramah kepada pelanggannya.

 

Berbeda halnya dengan si B. Orangnya cool banget. Nggak ada senyum-senyumnya sama sekali. Diapun kalau mengantar galon cuma sampai gerbang. Sehingga si pelanggan harus menggotong sendiri galon ke dalam rumah (nyusain gitu lho!).

 

Tentu saja para pelanggan banyak yang tidak suka jika dilayani oleh si B. Bahkan ada yang dengan kesalnya berkata, “Wah, komplen aja tuh! Cool banget sih….! Aku ngak suka ama orang itu…”

 

Kawan-kawanku yang aku cintai karena Alloh….

 

Kira-kira, apa hikmah yang bisa kita ambil dari kisah di atas? Ya, benar sekali. Setiap orang tentu senang jika diberi pelayanan yang baik. Sebaliknya, setiap orang tidak suka jika diberi pelayanan yang buruk. Bahkan aku pernah punya kawan mahasiswa yang pernah mendapatkan pelayanan yang buruk di sebuah warteg. Ketika melewati warteg itu, dia berkata dengan nada tinggi kepadaku, “Pokoknya aku nggak bakalan makan di sini lagi!!! Kecewa aku!!!”.

 

Nah, inilah jurus ke-4 yang ingin aku sampaikan pada kesempatan kali  ini. Berilah PELAYANAN YANG BAIK kepada pasangan kita, niscaya kehidupan rumah tangga kita akan bahagia insya Alloh.

 

Wanita mana sih yang nggak suka kalo suaminya memberikan pelayanan yang baik kepadanya. Demikian pula, laki-laki mana sih yang nggak senang kalo istrinya bisa memberikan pelayanan yang baik kepadanya. Tul nggak ?!

 

Lalu, bagaimana cara memberi pelayanan yang baik kepada pasangan kita?

 

Mmm…bagaimana ya…? Ada yang bisa ngasih masukan?

 

Barangkali begini. Anda tentu pernah berkunjung ke supermarket atau swalayan, kan? Coba perhatikan pelayan yang ada di sana. Mereka itu:

 

  • Berpakaian bersih, rapi, wangi
  • Berpenampilan menarik
  • Ramah
  • Murah senyum
  • Siap membantu
  • Dll.

 

Nah, kenapa kita nggak belajar dari mereka ???? Kenapa kita nggak melakukan hal yang sama dengan mereka ????

 

Sungguh alangkah indahnya jika seorang istri bisa selalu berpenampilan menarik di hadapan suaminya. Si istri pun senantiasa memperlihatkan wajah yang menyenangkan. Dan ketahuilah bahwa ini merupakan salah satu ciri istri yang shalihah.

 

Sesuai sabda Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wa Sallam, ciri istri yang sholehah adalah: “Apabila diperintah ia taat, apabila dipandang menyenangkan hati suaminya, dan apabila suaminya tidak ada dirumah, ia menjaga diri dan harta suaminya.” (HR.Ahmad dan An-Nasa’i, di Hasan-kan oleh Albani dalam Irwa’ no.1786)

Kemudian, tanpa diminta, si istri hendaknya selalu siap menawarkan bantuan kepada suaminya. Dengan ramah si istri berkata –misalnya-:

“Mas, aku masakin air panas buat mandi ya?”

“Sini aku bawakan tasnya sampai gerbang…”

….

 

Demikian pula dengan suami. Hendaknya memberikan pelayanan yang baik pula kepada istrinya. Tanpa harus diminta, si suami selalu siap menawarkan bantuan kepada istrinya.

“Sini barang belanjaannya Mas yang bawaian…”

“Biar Mas aja yang ngangkatin jemuran…”

…..

 

 

Kemudian, hendaknya dia juga senantiasa berpenampilan menarik dan bersikap menyenangkan kepada istrinya. Jangan sampai si suami ingin istrinya berpenampilan menarik di hadapannya, tapi dia sendiri penampilannya asal-asalan (Hmm…ada lho suami yang kayak gini. Sebelum nikah dia senantiasa jaga penampilan. Tapi pas udah nikah….jauuuh bangeeets…)

 

Ada sebuah kutipan bagus dari sebuah buku yang berjudul “Persembahan Untukmu, Duhai Muslimah” (Sebuah Pembelaan Terhadap Hak-Hak Wanita Menurut Aturan Syariat) terbitan Pustaka Haura-Jogjakarta.

 

Kutipannya begini…

 

“Berkata Al-Hafidz Ibnu Katsir ketika menafsirkan ayat ini :
“Mereka (para istri) mempunyai hak dari suaminya sama dengan hak yang diperoleh para suami dari mereka. Maka hendaklah masing-masing dari keduanya menunaikan kewajiban atau menunaikan hak pihak yang lain dengan cara yang ma’ruf.”

Kemudian beliau mengatakan, Berkata Waki’ dari Basyir bin Sulaiman dari Ikrimah dari Ibnu Abbas, dia berkata, ” Aku suka berhias untuk istriku sebagaimana aku suka istriku berhias untukku, karena Alloh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman (yang artinya):
Sesungguhnya berhiasnya suami dihadapan istrinya akan membantu istri menundukkan pandangannya dari melihat laki-laki selain suaminya dan mendukung dekatnya hati.

Namun kenyataannya ada diantara suami yang mendatangi istrinya dalam keadaan rambutnya kusut masai,berdebu dan beraroma tidak sedap. Apabila dia mandi dan memakai wangi-wangian, dia malah keluar menemui teman-temannya dan tidak kembali kerumahnya (ke istri-istrinya) kecuali pada bentuk yang pertama, yang membuat hati itu lari dan membuat jiwa itu bergidik.

Sebagaimana engkau menuntut istrimu untuk tampil di depanmu dengan penampilan yang bagus dan aroma yang sedap, bau yang wangi, maka demikian pula dia menuntut yang demikian darimu, karena dia memiliki perasaan seperti perasaanmu dan dia memiliki indra sebagaimana indramu.
Karena itu, hendaklah para suami bertakwa kepada Alloh pada diri-diri mereka dan dalam urusan istri-istri mereka.”

 

Demikianlah. Untuk terciptanya keharmonisan dalam rumah tangga, pelayanan yang baik memang harus ada dari dua arah. Dari suami kepada istrinya, dan dari istri kepada suaminya. Dengan begitu, rumah tangga bahagia akan bisa tercipta.

 

Terakhir, hendaknya para suami/istri senantiasa mengamalkan hadits berikut ini di rumah-rumah mereka.

 

“Janganlah engkau menganggap remeh sedikitpun kebaikan, meskipun hanya bermuka cerah ketika berjumpa dengan saudaramu” (HR Muslim).

 

Wallohu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: