BELAJAR BAHASA ARAB KEPADA ANAK BAYI

Buat kawan-kawan yang sekarang baru mulai mempelajari bahasa Arab dan merasa kesulitan untuk mempelajarinya, aku sarankan untuk belajar kepada anak bayi. Insya Alloh hasilnya dahsyat!

Lho, emangnya anak bayi ada yang udah bisa bahasa Arab ???

Maksudnya begini.

Kawan-kawan tahu anak bayi, khan? Coba kita perhatikan perjalanan hidup anak bayi dari baru lahir hingga balita. Ada pelajaran berharga di sana yang bisa kita gunakan untuk memudahkan jalan kita mempelajari dan memahami bahasa Arab (dan ilmu-ilmu lain tentunya). Mau tahu pelajaran apa saja?

Pelajaran Pertama

Kawan-kawan yang aku cintai karena Alloh…

Adakah anak bayi yang begitu lahir langsung bisa berlari. Tidak ada, bukan? Untuk bisa sampai tahapan berlari butuh proses. Mereka harus menempuh beberapa tahapan. Dari awalnya hanya bisa terlentang, kemudian tengkurap, duduk, merangkak, berdiri, berjalan, baru setelah itu berlari.

Nah, dalam belajar bahasa Arab pun begitu. Untuk bisa sampai tahapan membaca kitab gundul atau bercakap-cakap dalam bahasa Arab ada tahapan-tahapannya. Tidak bisa kita baru belajar sudah langsung ingin bisa lancar membaca dan menerjemahkan kitab gundul. Ada tahapan-tahapannya yang harus kita lalui. Kita harus pelajari materi dan kitab dasar dulu. Baru kemudian meningkat sedikit demi sedikit mempelajari materi yang lebih sulit.

Pelajaran Kedua

Ada hal menarik yang bisa kita amati pada anak bayi yang baru saja bisa menguasai tahapan tertentu. Ternyata kemudian mereka termotivasi untuk segera menapaki tahap selanjutnya. Misalnya mereka baru bisa duduk. Ternyata kemudian mereka segera termotivasi untuk segera bisa merangkak. Ketika mereka bisa merangkak, mereka pun kemudian termotivasi untuk bisa berdiri.

Dalam belajar bahasa Arab pun begitu. Ketika seorang sudah menguasai materi tingkat dasar dengan baik, dia tentu akan termotivasi untuk mempelajari tingkatan berikutnya. Kalau tidak percaya, silakan buktikan sendiri!

Makanya terkadang banyak orang yang menyerah belajar bahasa Arab dikarenakan mereka tidak mau untuk menguasai materi dasar. Mereka maunya cepat bisa sehingga tergesa-gesa untuk mempelajari materi tingkat lanjutan. Padahal materi dasar belum dikuasai dengan benar dan kokoh. KArena merasa berat, merekapun akhirnya berhenti di tengah jalan.

Makanya, perkokoh dulu materi dasar. Setelah itu baru mempelajari materi tingkat lanjutan. Insya Alloh dengan begitu jalan ke depan akan terasa lebih mudah. Seperti halnya bayi. Tentu akan lebih mudah bagi bayi untuk belajar berjalan setelah dia mantap berdiri. Coba kalau bayi masih lemah berdiri, kemudian disuruh jalan. Niscaya dia akan berat untuk melakukannya.

Pelajaran Ketiga

Para bayi adalah pejuang yang layak untuk kita jadikan teladan. Mereka memiliki sifat pantang menyerah.

Pernahkah kita melihat anak bayi yang menyerah untuk bisa tengkurap karena sering gagal? Tentu tidak pernah, khan?! Mereka terus gigih mencoba untuk bisa membalikkan badannya meski harus bersusah-susah dahulu dan harus mengulangnya berkali-kali. Akhirnya, berkat usaha keras mereka, mereka pun bisa berhasil juga. Dan kegigihan mereka bisa kita lihat ketika mereka mulai untuk mencoba ke tingkatan berikutnya. Mereka tidak menyerah untuk bisa berjalan, meski harus terjatuh puluhan bahkan ratusan kali.

Nah, dalam belajar bahasa Arab pun begitu. Kita nggak boleh sekalipun menyerah jika kita mau berhasil. Awalnya bisa jadi kita akan merasa sulit dan banyak melakukan kesalahan. Tapi kalau kita terus mencoba dan terus berusaha sekuat tenaga, insya Alloh kita akan berhasil pada waktunya. Intinya, jangan pernah menyerah!

Demikianlah beberapa pelajaran penting yang bisa kita ambil dari anak bayi. Semoga bermanfaat. Selamat mempelajari bahasa Arab!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: