KECANTIKAN ITU….

“Cinta  karena wajah akan segera sirna. Cinta karena harta akan segera musnah. Cinta karena Alloh akan selalu ada.”

Dahulu, betapa sering aku mendengar sebuah pertanyaan yang beredar di tengah-tengah perbincangan para pemuda.

“Kalo kamu nyari istri, pinginnya yang kayak gimana?”

 

Kemudian, ada satu jawaban yang selalu terlontar dari lisan-lisan mereka.

 

“Tentu saja yang CANTIK laaah…..”

 

Ya, kecantikan selalu saja menempati peringkat pertama dalam penentuan istri ideal bagi seorang pemuda. Aku pun dahulu begitu. Meskipun wajahku pas-pasan, tapi aku tetap berkeingingan punya istri cantik. Sebab dahulu aku menganggap, kecantikanlah yang akan bisa membuat bahagia sebuah rumah tangga.

 

Namun, pandanganku kini berubah.  Ada beberapa hal atau peristiwa  yang membuat pandanganku berubah seputar kecantikan wanita. Diantaranya setelah mendengar  nasihat dari seorang pemuda yang sudah beberapa tahun menikah dan telah dikaruniai seorang anak.

 

Sebut saja namanya Angga. Dahulu, semasa kuliah dulu, sebagaimana halnya pemuda lain seusianya, dia berkeinginan untuk mendapatkan istri yang cantik. Maka, saat dia telah siap menikah, mulailah dia mencari-cari wanita yang cantik untuk dijadikan istri. Ada beberapa wanita yang sudah menjadi incarannya. Pernah suatu ketika dia “menembak” salah satunya. Namun sayang, dia ditolak.

 

Namun dia tidak putus asa. Hingga akhirnya dia dipertemukan dengan seorang wanita yang –menurut pengakuannya langsung kepadaku lewat SMS- “Cuantik euy….!”. Kemudian menikahlah mereka.

 

Lalu, apakah dia lantas merasakan kebahagiaan karena telah mendapatkan “kecantikan” seorang wanita?

Mungkin iya. Tapi itu Cuma sesaat. Sebab setelah itu, dia memberikan nasihat kepada adik-adik kelasnya, “Kalo nyari istri nggak usah yang cantik-cantik laah….Cantik nggak jadi jaminan kebahagiaan….”. Demikian kurang lebih nasihatnya kepada kawan-kawannya yang belum menikah.

 

Aku sedikit banyak tahu kehidupan rumah tangga Si Angga. Sebab dia biasa curhat kepadaku, terutama di awal-awal pernikahan. Pernah dia bercerita, di minggu-minggu awal pernikahan sudah muncul sedikit percekcokan. Rupanya memang, sebagaimana yang dia katakan, kecantikan itu tidak bisa menjamin kebahagiaan.

 

Aku punya cerita lain lagi. Ceritanya masih berkisar tentang kehidupan rumah tangga salah seorang sahabatku. Sebut saja namanya Dendy.

 

Setelah lulus kuliah, dia memutuskan untuk menikah. Kemudian, dia pun mulai mencari-cari wanita untuk dijadikan istrinya. Seperti pemuda pada umumnya, dia mencari wanita yang berwajah cantik.

 

Pernah suatu ketika dia berproses dengan seorang wanita. Dia sempat mendatangi rumah si wanita untuk nazhor. Namun, dia merasa kurang cocok karena wajah si wanita –menurutnya- kurang.

 

Suatu hari dia ditawari seorang wanita yang berwajah cukup cantik. Dan dia merasa cocok. Hingga akhirnya menikahlah dia dengan si wanita ini.

 

Lalu, apakah dia merasa bahagia dengan istrinya yang cantik itu? Ternyata TIDAK !!! Justru dia merasakah rumah tangganya seolah seperti neraka. Beberapa kali dia hampir melontarkan kata-kata cerai. Rupanya, di balik kecantikan istrnya, ada sesautu yang membuatnya sangat tidak suka.

 

Kawan-kawanku yang dirahmati Alloh….

 

Kiranya dua kisah di atas cukup untuk menjadi bukti bahwa kecantikan wajah tidak bisa menjamin kebahagiaan. Apalagi kita tentu sering mendengar kehidupan rumah tangga para artis yang hancur berantakan. Padahal mereka kan cantik-cantik. Mestinya, kalau kebahagiaan itu bisa diraih dengan kecantikan wajah, niscaya para artislah makhluk paling bahagia di atas permukaan bumi ini. Nyatanya…..ya, kita tahu sendiri laah….

 

Oleh karena itu, wahai para pemuda….

Janganlah kalian tertipu dengan kecantikan wajah seorang wanita. Ingat !!! Jika cintamu karena wajah, maka cepat atau lambat akan segera musnah. Bisa jadi engkau mendapatkan istri yang berwajah cantik. Namun tiba-tiba kecantikan itu sirna dari dirinya. Misalnya saja dia terkena penyakit jerawat parah yang membuat wajahnya berubah. Atau, terjadi peristiwa seperti yang diceritakan guru ngajiku dulu sewaktu SMA. Kalian pingin tahu ceritanya?

Baiklah.  Di akhir risalah ini aku akan bawakan sebuah kisah nyata yang aku dengar dari guru ngajiku sewaktu SMA. Sebuah kisah yang mudah-mudahan bisa semakin menyadarkan kita –terutama para pemuda- agar tidak tertipu dengan kecantikan seorang wanita.  Kurang lebih, begini ceritanya…

Ada seorang wanita yang berwajah cantik jelita tinggal di sebuah desa. Mungkin bisa di bilang dia itu kembang desa. Dia banyak mnjadi incaran para pemuda. Namun sayang, dia seorang yang sombong. Dia merasa sombong dengan kecantikan yang dimiliki.

Sudah beberapa pemuda datang melamarnya. Namun dia selalu menolak. Bahkan pernah dia menolak dengan nada yang menyakitkan hati, “Emangnya kamu siapa, ngaca dong ngaca !!!”.

Suatu hari si wanita cantik ini sedang berjalan-jalan di pinggiran jalan raya. Namu-tiba, entah bagaimana kejadian yang sebenarnya, dia tertabrak oleh truk kontainer. Tubuhnya terseret beberapa meter. Akibatnya, setengah wajahnya pun hancur. Semenjak itu, pemuda paling jelek sekalipun yang ada di kampung tidak ada yang mau dengan si wanita itu.

Demikianlah. Semoga bisa diambil hikmahnya.

Wassalam.

 

 

One Response to KECANTIKAN ITU….

  1. Riandra says:

    Betul sekali..kecantikan wajah bukan jaminan seseorang hatinya pun cantik.. salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: