SERIAL PENDIDIKAN ANAK SHALIH (LEMBAR KE-1)

Ajari Mereka BERSYUKUR!

 

Aku sering mendengar  keluhan tentang kelakuan kurang baik anak-anak zaman sekarang. Banyak orang tua yang mengeluh  karena anak-anaknya terlalu banyak menuntut. Pinginnya makan yang enak, uang jajan yang banyak, dibeliin kendaraan, dll. Kalau permintaannya tidak dipenuhi, mereka marah dan ngambek.

 

Hmmm….Kenapa mereka kok bisa seperti itu ???

 

Banyak faktor tentunya. Diantaranya karena faktor pergaulan, tontonan, atau didikan orang tua yang tidak benar.

Pada kesempatan kali ini, aku akan memberikan sebuah masukan sederhana yang mudah-mudahan bermanfaat untuk menjadikan anak-anak kita sebagai anak yang mau bersyukur dan tidak banyak menuntut kepada orang tua.

 

Kawan-kawan yang aku cintai karena Alloh…

 

Cobalah sekali waktu Anda membawa anak-anak Anda ke tempat-tempat yang berkumpul di sana orang-orang miskin. Misalnya ke panti-panti asuhan,  pemukiman kumuh, atau markaz para pemulung.  Kemudian, ajak mereka untuk merenung. Katakan kepada mereka:

 

“ Nak, kita harus banyak-banyak bersyukur. Alhamdulillah kita masih diberi kelebihan rezeki oleh Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Kita masih bisa makan makanan enak. Beda dengan mereka yang kadang harus makan seadanya. Bahkan, merekapun terkadang tidak makan dalam sehari. Bagaimana seandainya kita jadi mereka coba ??? “

 

“Lihat tuh nak, nyari uang itu susah. Coba saja tuh lihat para pemulung. Mereka harus ngorek-ngorek sampah dulu baru bisa dapet uang. Kadang sehari mereka Cuma dapet seribu-dua ribu. Itupun setelah berletih-letih mendorong gerobak ke sana kemari. Makanya, kita harus hemat dalam penggunaan uang. Jangan dihambur-hamburkan. Gunakan seperlunya.”

Ya, semacam itulah. Intinya kita mengajak mereka untuk merenung. Kita ajak mereka untuk memperhatkan orang-orang yang kondisinya lebih menderita dari kita. Semoga dengan begitu, mereka jadi tersadar.

 

Ajak juga mereka untuk mengkaji dan merenungi hadits Rosululloh:

 

“Lihatlah orang yang berada di bawah kalian, jangan melihat orang yang berada di atas kalian, karena hal itu lebih pantas agar kalian tidak meremehkan nikmat yang telah diberikan Alloh kepada kalian.” (HR. Bukhori dan Muslim)

 

Jangan lupa pula orang tua untuk memberi keteladanan dan banyak-banyak berdoa. Semoga kita semua dianugerahi anak-anak yang shalih yang akan menjadi mesin pencetak pahala bagi kita meskipun kita sudah meninggal nanti. Amiin ya Alloh ya Robbal ‘aalamiin.

 

Wallohu a’lam.

 

Bogor, 12 Oktober 2011

Pagi hari yang penuh berkah, 07: 46

 

Muhammad Mujianto Abdul Jabbar Al-Batawie

(Penganyam Kata yang Sederhana dan Biasa-biasa Saja)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: