UNTUK DIRENUNGI DAN DIRESAPI….

Kawan-kawan yang aku cintai karena Alloh…

 

Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam telah mengabarkan kepada kita bahwa akan selalu ada kelompok yang selamat dari generasi ke generasi. Dari mulai generasi Sahabat, Tabi’in, dan seterusnya hingga hari kiamat. JAdi ummat ini tidak akan pernah sepi dari orang-orang yang berada di atas kebenaran. Dan tentu saja AQIDAH & METODE DAKWAH  MEREKA SEMUA SATU DAN SAMA, karena bersumber dari YANG SATU yaitu ALLOH dan Rosul-Nya.

 

Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

 

(( لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ حتى يأتيهم أمر الله وهم ظاهرون))

 

“Akan selalu ada segolongan dari ummatku yang selalu tegak (di atas kebenaran) sehingga datang kepada mereka perintah ALLOH dan mereka tetap tegak (di atas kebenaran). (HR al-Bukhari)

 

Kawan-kawan yang aku cintai karena Alloh…

 

Sekarang ini bisa kita saksikan banyak sekali bermunculan kelompok-kelompok dan aliran dalam Islam. Ada kelompok ***** yang didirikan oleh Syekh ***** di daerah *****, ada juga kelompok ***** yang didirikan oleh Syekh ***** di daerah *****, dan masih banyak lagi yang lain. Jumlah mereka ratusan bahkan ribuan. Dan mereka semua MENGAKU BERADA DI ATAS KEBENARAN.

 

Namun anehnya, kenapa aqidah mereka berbeda-beda? Kalau memang mereka mengaku kelompok yang benar dan selamat, mestinya aqidah mereka tidak ada perbedaan karena berasal dari satu sumber, yaitu Alloh dan Rosul-Nya. Ada yang berkeyakinan….

 

  • Ada nabi lagi setelah nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wa Sallam.
  • Semua agama sama (pluralisme agama).
  • Haram mengimani azab kubur, kita hanya boleh membenarkannya saja.
  • …..
  • Dll.

 

Lalu, manakah kelompok yang benar dan harus kita ikuti ?

 

Tentu saja kelompok yang harus kita ikuti adalah kelompok yang aqidahnya sama persis dengan aqidahnya Rosululloh, kelompok yang metode dakwahnya sama dengan metode dakwah para nabi dan Rosul dari zaman ke zaman. Sebab itulah kelompok yang selamat yang akan membawa kita kepada kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat!

 

Lho,  bukankah kelompok-kelompok yang ada itu juga melakukan kebaikan, seperti mengajak orang untuk mengakka syari’at Islam di muka bumi ini???

 

Aku katakan: Jika di hadapan Anda ada 10 gelas es campur segar. Yang satu gelas telah jelas-jelas bersih dari racun dan penyakit. Sedangkan yang 9 gelas ada setetes racunnya. Apakah Anda tetap memilih untuk meminum yang 9 gelas itu dengan alasan ada kebaikannya??? Tentu tidak, bukan???

 

 

Tapi, aku ingin tetap bergabung dengan siapa saja. Selama mereka masih mengaku Muslim, aku akan tetap bergaul dengan mereka! Aku nggak peduli apakah mereka Ahmadiyah, JIL, dll. pokoknya aku ingin bergaul lintas kelompok!!!

 

Aku katakan: Marilah kita renungi firmanAlloh berikut ini….

 

“Dan ingatlah hari ketika itu orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata, ‘Aduhai kiranya dulu aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, andai kiranya dulu aku tidak menjadikan si Fulan itu teman akrabku. Sungguh ia telah menyesatkan aku dari Al-Qur`an ketika Al-Qur`an itu telah datang kepadaku.’ Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia.” (Al-Furqan: 27-29)

 

“Lalu sebagian mereka (penghuni surga) menghadap sebagian yang lain sambil bercakap-cakap. Berkatalah salah seorang di antara mereka, “Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) memiliki seorang teman. Temanku itu pernah berkata, ‘Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang yang membenarkan hari berbangkit? Apakah bila kita telah meninggal dan kita telah menjadi tanah dan tulang belulang, kita benar-benar akan dibangkitkan untuk diberi pembalasan.” Berkata pulalah ia, “Maukah kalian meninjau temanku itu?” Maka ia meninjaunya, ternyata ia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka yang menyala-nyala. Ia pun berucap, “Demi Allah! Sungguh kamu benar-benar hampir mencelakakanku. Jikalau tidak karena nikmat Rabbku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret ke neraka.” (Ash-Shaffat: 50-57)

 

Dalam sebuah hadits yang shahih disebutkan:

مَثَلُ الْـجَلِيْسِ الصَّالـِحِ وَالسُّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيْرِ. فَحَامِلُ الْـمِسْكِ إِمَّا أَنْ يَحْذِيَكَ وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيْحًا طَيِّبَةً، وَنَافِخُ الْكِيْرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيْحًا خَبِيْثَةً

“Permisalan teman duduk yang baik dan teman duduk yang jelek seperti penjual minyak wangi dan pandai besi. (Duduk dengan) penjual minyak wangi bisa jadi ia akan memberimu minyak wanginya, bisa jadi engkau membeli darinya dan bisa jadi engkau akan dapati darinya aroma yang wangi. Sementara (duduk dengan) pandai besi, bisa jadi ia akan membakar pakaianmu dan bisa jadi engkau dapati darinya bau yang tak sedap.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Kawan…..

Ingatlah! Hati kita ini lemah, sementara keragu-raguan akan terus menyambar-nyambar kita. Apakah kita merasa begitu yakin akan kuat menepis semua keraguan yang datang menerpa kita??? Kenapa kita menceburkan diri ke dalam kebinasaan??? Kalau sudah ada air yang murni, kenapa masih memilih air yang berisi setets racun ???

Kawan….

Ketahuilah !!! Kita semua diperintahkan Alloh untuk berpegang teguh kepada jalan yang ditempuh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dan tidak mengikuti kelompok-kelompok tertentu.

Dari Hudzaifah bin Al-Yaman Radhiyalahu ‘anhu beliau berkata : “Dahulu manusia bertanya kepada Rasulullah tentang hal-hal yang baik tapi aku bertanya kepada beliau tentang hal-hal yang buruk agar jangan sampai menimpaku”
Aku bertanya : “Wahai Rasulullah, dahulu kami berada dalam keadaan jahiliyah dan kejelekan lalu Allah mendatangkan kebaikan (Islam,-pent) ini, apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan ?”
Beliau berkata : “Ya”
Aku bertanya : “Dan apakah setelah kejelekan ini akan datang kebaikan?”
Beliau menjawab : “Ya, tetapi didalamnya ada asap”.
Aku bertanya : “Apa asapnya itu ?”
Beliau menjawab : “Suatu kaum yang membuat ajaran bukan dari ajaranku, dan menunjukkan (manusia) kepada selain petunjukku. Engkau akan mengenal mereka dan engkau akan memungkirinya”
Aku bertanya : “Apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan lagi ?”
Beliau menjawab :”Ya, (akan muncul) para dai-dai yang menyeru ke neraka jahannam. Barangsiapa yang menerima seruan mereka, maka merekapun akan menjerumuskan ke dalam neraka”
Aku bertanya : “Ya Rasulullah, sebutkan cirri-ciri mereka kepada kami ?”
Beliau menjawab : “Mereka dari kulit-kulit/golongan kita, dan berbicara dengan bahasa kita”
Aku bertanya : “Apa yang anda perintahkan kepadaku jika aku temui keadaan seperti ini”
Beliau menjawab : “Pegang erat-erat jama’ah kaum muslimin dan imam mereka”
Aku bertanya : “Bagaimana jika tidak imam dan jama’ah kaum muslimin?”
Beliau menjawab :”Tinggalkan semua kelompok-kelompok sempalan itu, walaupun kau menggigit akar pohon hingga ajal mendatangimu”. (HR. Muslim, dll.). [Lihat penjelasan haditsnya di http://almanhaj.or.id/content/2054/slash/0%5D

Akar pohon yang dimaksud disini adalah kebenaran yang didasarkan kepada al-Qur`an dan sunnah serta telah difahami oleh generasi salaf shalih (para pendahulu kita yang shalih) yaitu dari kalangan sahabat Nabi dan orang-orang yang mengikuti jalan (manhaj) mereka.

Kawan…

Pesan terakhirku kepada kalian….

Dari Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tinggalkan yang meragukan kepada apa yang tidak meragukanmu”. HR At Tirmidzi dan berkata: “Hadits ini hasan”. Dan dishahihkan oleh syaikh Al Bani dalam shahih Al Jami no 3372.

Wallohu a’lam. Semoga bermanfaat!

Bogor, 09 Nov 2011

Waktu Sahur, 03:35

Muhammad Mujianto Abdul Jabbar al-Batawie

 

*Risalah ini aku tujukan terkhusus kepada “dia” yang aku cintai karena Alloh, karena telah menasihatiku dalam kebaikan pada suatu ketika….Sehingga aku takkan pernah melupakannya….*

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: