SERIAL BAITI JANNATI (JURUS KE-25)

Aku pernah membaca kisah tentang seorang tokoh dunia. Sayang namanya aku lupa. Tapi intinya begini. Dia terkenal sebagai orang yang sangat disukai oleh kawan-kawannya. Tidak hanya kawan lamanya, tapi juga orang yang baru dikenalnya sekalipun akan merasa senang bergaul dengannya. Apakah gerangan rahasianya?

 

Rupanya setiap kali dia hendak berkunjung ke rumah seseorang, dia coba cari tahu dulu hal-hal yang terkait dengan diri orang yang hendak dikunjunginya itu. Misalnya tentang daerah asalnya, hobinya, pekerjaannya, dll. Kemudian dia kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya terkait hal-hal yang ada hubungannya dengan orang itu. Ketika bertemu, mereka pun jadi bisa berbicara panjang lebar. Seolah-olah mereka adalah dua orang yang memiliki banyak kesamaan. Padahal pada kenyataannya tidak demikian.

Kita tentu bisa membayangkan bagaimana senangnya bisa berkumpul dengan orang-orang yang memiliki kesamaan hobi dengan kita. Atau paling tidak yang punya banyak pengetahuan tentang sesuatu yang kita senangi. Niscaya kita akan betah berlama-lama ngobrol dengannya. Bahkan kita akan menjadikannya termasuk salah seorang teman akrab. Dan ini memang kenyataan yang bisa kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, jurus ke-25 dalam serial Baiti Jannati kali ini adalah: Berilah perhatian pada “kesukaan” pasangan! Insya Allah dengan begitu hubungan kita dengan pasangan kita akan semakin akrab dan hangat. Yang dimaksud dengan “Kesukaan” di sini bisa berupa hobi, makanan kesukaan, pekerjaan, dll.

Intinya sih, biar kalau diajak ngobrol bisa nyambung. Itu saja. Bukankah suami-istri lebih banyak menghabiskan waktu di rumah? Alangkah indahnya jika kemudian mereka bisa saling mengobrolkan sesuatu yang sama-sama mereka sukai. Tentu akan betah berlama-lama tinggal bersama. Coba saja lihat tuh orang-orang yang punya hobi sama. Kalau ketemu bakalan lama deh ngobrolnya. Seolah mereka sudah satu hati.

Oya, aku jadi teringat dengan sebuah kisah yang cukup menarik terkait tema pembahasan kita kali ini. Ceritanya tentang seorang mahasiswa yang tidak lulus-lulus dalam satu mata kuliah yang diasuh oleh seorang dosen yang terkenal galak. Dia sudah mengikuti beberapa kali ujian, tapi tetap tidak lulus-lulus juga. Dia betul-betul merasa gagal. Namun dia kemudian menggunakan cara lain. Apa itu? Dia datangi rumah sang dosen yang terkenal galak itu untuk meminta solusi dari masalah kuliahnya ini. Dan dia telah menyiapkan jurus ampuh untuk meluluhkan hati sang dosen galak itu.

Ketika dia jumpai sang dosen di rumahnya, dia tidak langsung membicarakan tentang maksud kedatangannya. Dia tidak menyinggung soal mata kuliah yang dia tidak  lulus-lulus. Melainkan dia berbincang-bincang terlebih dahulu tentang hobi sang dosen. Rupanya sang dosen hobi menulis.

Pertama-tama dia berbincang-bincang tentang tulisan-tulisan orang lain di koran, berbicara masalah penerbitan dan royalti. Rupanya cara ini sangat ampuh. Dosennya itu sangat bersemangat berbicara dalam hal tulis-menulis. Dia ceritakan penulis-penulis dan kolumnis terkenal, juga sejumlah karya-karya besar dan opini-opininya yang dimuat dikoran.

Kemudian sedikit demi sedikit mahasiswa itu mulai menggiring pembicaraan menuju soal mata kuliahnya yang nyangkut. Dosennya pun menanggapi, dan dengan senang hati mendengarkan pembicaraannya yang sudah seratus persen berbicara soal mata kuliah. Akhirnya sang dosen memberikan keringanan. Dia menganjurkan si mahasiswa untuk membuat sebuah tugas saja sebagai ganti ujian, dan dia berjanji akan memberikan nilai yang tidak mengecewakan.

Kawan-kawan yang aku cintai karena Allah….

Jika akhir-akhir ini kehidupan rumah tangga kita terasa seakan hambar-hambar saja, tidak ada salahnya untuk mencoba jurus ini. Barangkali saja bisa menghangatkan suasana kembali.

Seorang istri yang suaminya hobi nulis, cobalah untuk cari tahu tentang dunia penulisan. Kemudian lebih bagus lagi jika kemudian bisa memberikan masukan dan ide kepada suaminya. Aku yakin deh, suami bakalan makin cinta.

Kemudian seorang suami yang istrinya hobi menjahit, tidak ada salahnya untuk baca litertur tentang dunia jahit-menjahit. Coba cari di toko buku atau bisa juga cari di internet. Sekali waktu ajak istri untuk berbincang-bincang tentang hobinya. Mudah-mudahan suasana di rumah menjadi lebih ceria dari sebelumnya.

Demikian saja. Semoga bermanfaat.

Wallohu a’lam.

 

Bogor, 16 November 2011

Ba’da Ashar yang cerah berawan, 16:28

Muhammad Mujianto Abdul Jabbar Al-Batawie

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: