Suamiku Kok Begini, Sih ?! (Serial Risalah Cinta untuk Kaum Wanita_Lembar 2_Bag 2)

>>> Memetik Pelajaran Berharga

Kawan-kawan yang aku cintai karena Allah….

Ada beberapa pelajaran berharga yang ingin aku petik dari kisah sederhana ini. Mudah-mudahan bisa memberikan sedikit pencerahan bagi para wanita yang belum menikah –khususnya- dan kaum Muslimin pada umumnya.

  • Ustadz Bukan Jaminan Kebahagiaan

Aku pernah mendengar kabar dari seorang kawan bahwa ada sebagian akhwat yang sangat berkeinginan untuk menikah dengan seorang ustadz. Pokoknya nggak mau nikah  kalau nggak sama ustadz. Seolah ustadz adalah jaminan kebahagiaan dalam hidup berumah tangga. Padahal kenyataan tidaklah demikian. Kisah di atas adalah salah satu buktinya.

 

Oleh karena itu jangan pernah sekalipun terlintas dalam benak kalian –wahai para wanita- sebuah keyakinan bahwa kalau menikah dengan seorang ustadz  “pasti” bahagia. Belum tentu! Bisa jadi nanti kalian malah tidak sanggup untuk hidup bersamanya dikarenakan –misalnya- tantangan dakwah yang begitu berat, dll.

 

Ada seorang ustadz yang keilmuannya masya Allah. Kalau dia menjelaskan dan memberi jawaban membuat orang puas. Bahkan dia termasuk ustadz favorit di kalangan jama’ahnya. Banyak yang menganggapnya sebagai sosok yang ideal. Namun ternyata kehiduan rumah tangganya tidak berlangsung lama. Setelah menikah sekitar 5 tahun dan setelah dikaruniai seorang anak, dia pun bercerai dengan istrinya.

 

Namun kawan-kawan jangan salah paham dulu. Bukan berarti aku melarang para akhwat untuk menikah dengan ustadz atau untuk menakut-nakuti. Sekali lagi aku hanya ingin mengingatkan bahwa ustadz bukanlah jaminan kebahagiaan. Jadi janganlah sampai ada keyakinan “Jika menikah dengan ustadz pasti bahagia”. Jangan pula berdo’a “Ya Allah, nikahkanlah aku dengan seorang ustadz”. Tapi berdo’alah “Ya Allah, nikahkanlah aku dengan seorang laki-laki yang shalih yang bisa diajak bekerja sama untuk membentuk keluarga yang sakinan, mawaddah, dan rahmah…..”

 

Kalau boleh aku beri permisalah, ustadz itu seperti susu. Kita semua tentu tahu bahwa susu itu rasanya enak dan harganya pun cukup mahal. Namuan apakah semua orang cocok minum susu? Ternyata tidak. Ada sebagian orang yang kalau minum susu langsung mencret. Kita tentu tahu kan dengan istilah istilah LACTOSE INTOLERANT , yaitu suatu keadaan dimana tubuh manusia tidak mampu memproduksi enzim Laktase untuk mencerna Laktosa, yang merupakan gula utama dalam susu segar.

 

Makanya aku pernah menulis begini: Lebih baik makan singkong rebus tapi perut kita kenyang dan badan kita sehat, daripada makan sate tapi kemudian perut kita panas dan mules kemudian pingin segera ke belakang.

 

Semoga permisalanku ini bisa dipahami dengan baik.

 

 

  • Teliti Sebelum Membeli

Dalam mencari jodoh, baik untuk ikhwan maupun akhwat, nggak jauh beda dengan membeli buku. Cover depan bolehlah dijadikan sebagai daya tarik awal. Tapi, janganlah terkecoh dengan penampilan luar. Periksa dulu isinya. Bahasanya bagus nggak, penjelasannya mudah dipahami nggak, ada cacatnya nggak, dll. Intinya, teliti sebelum membeli.

 

Jika seorang akhwat tertarik dengan penampilan luar seorang ikhwan (misalnya: berpenampilan Islami, pintar menulis di fesbuk, ganteng, dll.), janganlah langsung menganggapnya sebagai sosok suami yang ideal dan cocok untuknya. Periksa dulu dengan seksama. Coba cari tahu akhlaknya sehari-hari ketika dia di rumah atau ketika bergaul dengan teman-temannya. Setelah cocok semuanya, baru bolehlah untuk mengucap “bismillah” dan minta bantuan fihak ketiga (ortu, paman, dll.) untuk menghubungkannya dengan si ikhwan itu.

Barangkali itu saja dulu yang bisa aku sampaikan. Mudah-mudahan nanti bisa disambung lagi dengan pelajaran-pelajaran yang lain. Wallahu a’lam.

Wassalam.

 

(Bersambung insya Allah……)

 

Bogor, 20 Nov 2011

Ba’da Isya, 21:03

Muhammad Mujianto Abdul Jabbar al-Batawie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: