IKUT KELOMPOK YANG MANA ?

 

Kalau ada yang bertanya kepadaku, “Sekarang kan banyak kelompok dan aliran baru dalam Islam. Nah, kamu ikut kelompok yang mana ?”

Maka, jawabanku:

– Aku mengikuti kelompok yang sudah ada sejak zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.
– Aku mengikuti kelompok yang berada di dalamnya Rasulullah dan para Sahabatnya.
– Aku mengikuti kelompok yang berada di atasnya Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali…. Radhiayallahu ‘anhum.
– Aku mengikuti kelompok yang berada di atasnya Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad……rahimahumullah.
-Aku mengikuti kelompok yang berada di atasnya Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim……rahimahumullah.
– Aku mengikuti kelompok yang dipimpin langsung Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.
– Aku mengikuti kelompok yang sudah dijamin berada di atas kebenaran.
– Dan……..

…….aku TIDAK AKAN mengikuti kelompok yang baru dibentuk sekarang-sekarang ini yang aqidah dan metode dakwahnya berbeda dengan aqidah dan metode dakwah Rasulullah dan para Sahabatnya.

Kenapa ?

Karena kelompok-kelompok yang ada sekarang tidak ada jaminan berada di atas kebenaran. Dan aku, hanya mengikuti yang pasti-pasti saja……

Kalau sudah ada kelompok yang dijamin benar, untuk apa ikut kelompok yang belum ada jaminannnya.

Bukankah sebuah tindakan bodoh, jika kita memilih sebuah barang yang isinya belum tentu bagus (meskipun kemasannya menarik), padahal ada barang yang sudah dijamin isinya bagus dan kemasannya pun menarik ???

Intinya….
Aku hanya mengikuti kelompok yang Rasulullah dan para Sahabat berada di dalamnya…..
dan Alhamdulillah, kelompok itu sudah ada sejak dahulu…..
……..dan akan terus ada hingga akhir zaman……

Aku tinggal mengikutinya saja…..Nggak perlu bikin kelompok baru…….

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

(( لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ حتى يأتيهم أمر الله وهم ظاهرون))

“Akan selalu ada segolongan dari ummatku yang selalu tegak (di atas kebenaran) sehingga datang kepada mereka perintah ALLAH dan mereka tetap tegak (di atas kebenaran). (HR al-Bukhari)

Semoga bisa dimaklumi…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: