Sampai Kapan Jadi Seperti Orang Mabuk ???

Kawan-kawan yang saya cintai karena Allah…

Kita semua tentu tahu bahwa Alloh Subhanahu wa Ta’ala melarang kita sholat dalam keadaan mabuk. Kenapa? Agar kita sadar dengan bacaan sholat yang kita ucapkan.

Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya):

”Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mendekati sholat ketika kamu dalam keadaan mabuk sampai kamu sadar apa yang kamu ucapkan.” (QS. An-Nisa [4]:43)

            Ayat ini turun berkenaan dengan kisah seorang Sahabat Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam yang mengimami shalat dalam keadaan mabuk. Waktu itu memang khamr (minuman keras) belum diharamkan. Sehingga kemudian sahabat yang menjadi imam itu membaca ayat terbolak-balik sehingga mengubah arti yang sangat jauh. Maka, oleh sebab peristiwa itulah, kemudian turun ayat ke-43 dari Surat An-Nisa di atas tadi. Kisah selengkapnya bisa dibaca di Kitab Tafsir Ibnu Katsir.

Alhamdulillah, sekarang ini kita tidak pernah melihat ada orang yang sholat dalam keadaan mabuk. Namun, apakah lantas mereka sadar dengan yang mereka ucapkan ketika sholat??? Apakah lantas mereka mengerti bacaan sholat mereka??? Entahlah.

Coba saja tanyakan sendiri kepada mereka:

–          Sudahkah mereka mengerti do’a istiftah yang mereka baca?

–          Sudahkah mereka mengerti makna dari surat al-fatihah yang mereka baca?

–          Sudahkah mereka mengerti makna dari ayat-ayat al-Qur’an yang mereka baca?

–          Sudahkah mereka mengerti zikir yang mereka baca ketika sujud?

–          Sudahkah mereka mengerti zikir ketika I’tidal?

–          Sudahkah mereka mengerti zikir ketika sujud?

–          Sudahkah mereka mengerti bacaan duduk di antara dua sujud?

–          Sudahkah…..? Sudahkah….?

 

Kawan-kawan yang saya cintai karena Allah….  

Terkadang ada orang yang sholat, namun dia tidak mengerti sama sekali bacaan yang dia ucapkan. Ketika bertakbir “Alloohu Akbar!” dia tidak merasakan kebesaran Alloh dalam dirinya. Ketika membaca ayat-ayat tentang Neraka, hatinya tidak merasa takut. Ketika membaca ayat-ayat tentang Surga, hatinya tidak merasa rindu. Ketika membaca do’a, hatinya tidak dipenuhi perasaan harap dan cemas.

Bahkan, yang lebih menyedihkan lagi, ada orang yang sholat namun dia tidak memperhatikan kualitas bacaannya. Dia tidak memperhatikan huruf-huruf yang dia ucapkan. Dia juga tidak memperhatikan panjang pendek bacaanya. Padahal panjang pendek bacaan, bisa mengubah arti yang sangat jauh. Dan perbedaan huruf pun bisa mengubah arti yang sangat jauh pula.

Pernah ada seorang imam masjid yang dalam sholatnya selalu membaca surat Adh-Dhuha. Namun pada ayat kelima dia selalu membaca begini.

 

وَ لَا سَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى

 

Padahal yang benar:

 

وَ لَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى

 

Memang apa bedanya?

Yang pertama: Dan TIDAKLAH  kelak Tuhanmu memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

Yang kedua: Dan SUNGGUH kelak Tuhanmu memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

Perhatikanlah!!! Jauh sekali bedanya bukan???

Ada juga orang yang membaca surat al-Kafirun ayat ke-2 begini:

 

 

لَأَعْبُدُ مُا تَعْبُدُوْنَ

Padahal yang benar:

 

لاَ أَعْبُدُ مُا تَعْبُدُوْنَ

 

Apa bedanya???

Yang pertanya: Aku SUNGGUH akan menyembah apa yang kalian sembah.

Yang kedua: Aku TIDAK akan menyembah apa yang kalian sembah.

Sungguh jauh antara timur dan barat!!!

 

Demikianlah. Sekarang, kita tentu sudah bisa merasakan betapa pentingnya belajar bahasa Arab, bukan? Dengan memahami bahasa Arab, kita akan bisa mengerti bacaan sholat kita. Dengan mengerti bahasa Arab, kita akan terhindar dari kesalahan-kesalahan seperti di atas tadi. (Tentunya dengan diiringi belajar Ilmu Tajwid juga. Dan untuk bisa memahami ilmu tajwid dengan sempurna, kita pun harus bisa bahasa Arab. Sebab nanti ada beberapa materi pembahasan yang menggunakan istilah dalam bahasa Arab (Ilmu Nahwu dan Ilmu Shorof)).

 

Kawan-kawan yang saya cintai karena Allah…

Mengerti bacaan sholat merupakan perkara yang sangat ditekankan. Sehingga Rosululloh memerintahkan orang yang mengantuk untuk tidur terlebih dahulu sebelum sholat. Tujuannya apa? Ya, tentu saja agar dia bisa faham dengan bacaan yang dia ucapkan ketika sholat nantinya.

Rosululloh Shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Apabila salah seorang dari kalian mengantuk ketika sholat, maka tidurlah terlebih dahulu hingga ia faham dengan apa yang dia baca.” (HR. Al-Bukhori:120)

 

Nah, yang  jadi pertanyaan sekarang adalah:

Sudahkah kita mengerti bacaan sholat kita???

Kalau “BELUM”, sampai kapan kita akan menjadi seperti orang yang mabuk???

Maka, saatnya kita untuk memulai belajar bahasa Arab. Dan Insya Allah waktunya tidak lama.Tergantung kesungguhan kita serta metode yang kita gunakan. Kalau kita mau, dalam sebulan kita bisa menguasai ilmu-ilmu dasar bahasa Arab. Sehingga dengan pengetahuan itu bisa kita jadikan bekal untuk memahami bacaan sholat kita sehari-hari.

Semoga kita semua dimudahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk belajar bahasa Arab. Amiin ya Robbal ‘alamiin.

 

 

Bogor, Ahad 30 September 2012

Ba’da Subuh

 

Muhammad Mujianto al-Batawie

 

 PINGIN MEMAHAMI KAIDAH DASAR BAHASA ARAB

ILMU NAHWU & ILMU SHOROF

DALAM 6 HARI

???

KLIK DI SINI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: