UNTUKMU YANG SUDAH TUA (Serial STRATEGI SUKSES BELAJAR BAHASA ARAB)

Barusan saya mendapat telpon dari seorang bapak yang tinggal di daerah Cibinong Bogor. Katanya beliau ingin ikutan Pelatihan Bahasa Arab Jarak Jauh yang saya asuh. Tapi, kata beliau, umurnya sudah terbilang tua. Beliau berumur sekitar 56 tahun (kalau saya tidak salah ingat).

“Apakah saya masih bisa mengikuti pelajaran?” tanya beliau.

“Insya Allah bisa”

Hanya saja saya katakan kepada beliau bahwa yang jadi masalah bagi orang yang sudah cukup berumur adalah ketika mereka harus belajar ilmu shorof. Sebab, ilmu shorof itu terkait erat dengan hafalan. Cukup banyak pola-pola pembentukan kata yang harus dihafal. Sehingga bagi orang yang udah tua mungkin jadi agak berat untuk mempelajarinya.

Kawan saya yang lulusan Pondok Minhajus Sunnah Bogor angkatan pertama pernah curhat kepada saya. Katanya dia pernah mengajar bahasa Arab untuk orang-orang yang sudah tua. Namun dia jadi bingung gimana cara ngajarnya.

“Masak iya saya harus menyuruh mereka ngafalin tashrifan” kata kawan saya itu.

Saya sudah sampaikan pada artikel sebelumnya bahwa ilmu shorof bisa dikatakan sebagai ilmu yang paling penting untuk dikuasai jika seseorang ingin bisa baca kitab gundul. Jadi, kalau seseorang itu berat untuk belajar ilmu shorof, kemungkinan besar dia pun akan berat untuk bisa menguasai bahasa Arab.

“Tapi saya memang kepingin banget bisa bahasa Arab” kata si bapak lagi.

“Tapi bapak bisa baca Al-Qur’an, kan?” tanya saya kemudian.

“Kalau baca Al-Qur’an saya bisa”.

Kemudian saya sampaikan kepada beliau bahwa insya Allah beliau masih bisa untuk mengikuti pelajaran. Karena memang buku FAHIMNA DASAR yang saya susun itu berisi materi sangat mendasar yang insya Allah bisa difahami oleh siapapun yang ingin belajar bahasa Arab. Yang penting dia ada keinginan kuat untuk bisa, dan diapun bisa membaca Al-Qur’an. Sebab agak sulit untuk mempelajari bahasa Arab jika tidak bisa membaca Al-Qur’an.

Jadi, lewat tulisan ini saya ingin mengingatkan kepada Anda semua. Terutama bagi yang merasa dirinya sudah tua. Insya Allah Anda masih bisa untuk belajar bahasa Arab dan bisa membaca kitab-kitab gundul. Hanya saja Anda memang perlu modal dasar. Yang pertama tentu saja kemauan kuat. Kemudian kemampuan baca-tulis Al-Qur’an. Jika Anda dahulunya pernah belajar di TPA, insya Allah Anda bisa untuk mengikuti pelajaran. Tinggal nanti metodenya saja yang harus diperbaiki. Dan untuk itu, saya akan terus memberikan saran dan masukan terkait dengan metode yang efektif dalam mempelajari bahasa Arab, terutama yang ingin mempelajarinya sendiri tanpa harus keluar rumah.

Demikian saja. Semoga bermanfaat.

Cikarang, Ahad 7 Oktober 2012

Waktu Dhuha yang sedikit memanas

Muhammad Mujianto Al-Batawie

https://pustakalaka.wordpress.com/memahami-bahasa-arab-dalam-6-hari/

2 Responses to UNTUKMU YANG SUDAH TUA (Serial STRATEGI SUKSES BELAJAR BAHASA ARAB)

  1. R.Aat Satria Kamil says:

    Tiada kaya tua untuk belajar, hai manula SEMANGAT.

  2. supriman says:

    Dulu strategi ana menghafal wazan2 shorof yaitu dengan ‘dinyanyikan’ seperti orang baca syair… Dan ternyata memang lbh mudah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: