PETIKLAH YANG TERINDAH

bunga mawarkuIlmu bahasa Arab ini luas. Untuk bisa menguasainya dengan sempurna, ada beberapa cabang ilmu yang harus kita pelajari terlebih dahulu. Dan tentu saja butuh waktu lama untuk menamatkannya. Anak pondokan saja butuh bebeberapa tahun untuk mempelajarinya. Apalagi oleh kita yang memutuskan untuk belajar bahasa Arab secara otodidak. Lalu, apa yang seharusnya kita lakukan? Terutama bagi kita yang baru pertama kali mengenal bahasa Arab.

Nasihat saya untuk Anda: Petiklah yang terindah! Ya, petiklah yang terindah.

 

>>> Petiklah yang Terindah!

Misalnya saat ini Anda berada di sebuah taman bunga yang sangat luas. Kemudian Anda ingin mengambil bunga-bunga yang ada di taman untuk menghias pekarangan rumah Anda. Maka, apakah yang akan Anda lakukan? Apakah Anda akan memetik semua bunga yang ada di kebun? Ataukah Anda hanya memetik yang terindah saja untuk Anda bawa pulang? Tentu saja, Anda tentu hanya akan memetik bunga yang terindah saja, bukan? Sebab itulah yang paling mungkin untuk Anda lakukan saat ini.

Demikian pula dengan bahasa Arab. Untuk saat ini, cukup kita pilih ilmu bahasa Arab yang bisa kita gunakan untuk menghias ibadah kita sehari-hari. Kita pilih ilmu bahasa Arab yang bisa kita gunakan untuk mempercantik ibadah kita sehari-hari seperti shalat, dzikir, doa, dan tilawah al-Qur’an. Dan untuk tujuan itu, maka kita harus “petik” ilmu Nahwu dan ilmu Shorof terlebih dahulu.

 

>>> Anak Tangga Pertama

Ilmu Nahwu dan Shorof ibarat anak tangga pertama yang harus kita lewati jika kita ingin menguasai seluruh cabang ilmu bahasa Arab. Jika kita sudah menguasai ilmu Nahwu dan Shorof dengan baik, akan mudah bagi kita untuk menguasai cabang ilmu bahasa Arab yang lain. Bahkan ilmu-ilmu Islam yang lain pun (seperti ilmu usuhul fiqih, ilmu tafsir, dll.) akan mudah kita pelajari dengan bermodalkan kemampuan ilmu Nahwu dan ilmu Shorof.

Kemudian, berbekal ilmu Nahwu dan Shorof pula kita akan bisa memahami al-Qur’an dan As-Sunnah lebih baik lagi. Juga, berbekal ilmu Nahwu dan Shorof kita akan bisa shalat, berdzikir, berdoa, dan membaca al-Qur’an dengan lebih berkualitas lagi.

Intinya, ilmu Nahwu dan ilmu Shoroflah yang harus kita “petik” pertama kali untuk kita gunakan sebagai sarana menghias dan memperbagus ibadah kita sehari-hari. Dan, tidaklah sulit untuk “memetik” ilmu nahwu dan shorof. Yang penting kita tahu caranya. Pingin tahu kan caranya bagaimana? Silakan baca penjelasan selanjutnya.

Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: