MEMBELAH KELAPA TUA

kelapa tuaBagi yang belum pernah sama sekali melihat orang mengupas kelapa tua, saat dia memutuskan untuk mengupasnya sendiri, saya yakin dia akan banyak menemui banyak kesulitan. Akan banyak tenaga yang terkuras. Akan banyak pula peluh yang menderas. Mungkin tanganya pun akan lecet-lecet. Minimal mememerah dan sedikit perih bercampur rasa pegal. Apalagi jika dia menggunakan cara dan alat yang tidak tepat.

Barangkali kesulitannya itu akan lebih bisa diminimalisir jika ada yang membimbing, baik bimbingan secara langsung di depan mata maupun hanya lewat sebuah tips-tips ringan cara membelah buah kelapa. Sehingga dia menjadi tahu alat yang tepat untuk digunakan dan cara membelahnya seperti apa. Namun, tetap saja kesulitan itu akan ada dirasa. Apalagi dia baru awal-awal mengupas kelapa tua.

Belajar bahasa Arab pun begitu. Tak jauh beda dengan orang mengupas kelapa tua.

 

>>> Alat & Cara

Bagi orang yang memutuskan untuk belajar bahasa Arab secara otodidak, paling tidak dia harus mencari tahu dua hal. Pertama, sarana apa saja yang efektif digunakan oleh pemula dalam belajar bahasa Arab. Kedua, bagaimana cara menggunakan sarana itu untuk belajar bahasa Arab untuk tingkat pemula. Dua hal ini yang penting untuk dia cari tahu.

Orang yang baru belajar bahasa Arab tentu akan kelimpungan jika harus disuruh belajar menggunakan Kitab Alfiyah Ibnu Malik (Kitab nahwu untuk tingkatan mahir). Seperti halnya orang yang disuruh mengupas kelapa dengan menggunakan pisau dapur. Bisa-bisa dia turun dari angkot di tengah jalan sebelum sampai tujuan.

Orang yang baru belajar bahasa Arab pun akan pusing jika saat pertama kali belajar sudah disuruh belajar meng-I’rob kata secara lengkap. Atau disuruh belajar tentang perbedaan-perbedaan pendapat yang ada dalam ilmu Nahwu. Sama halnya dengan orang yang mengupas kelapa tua, namun disuruh mengupasnya seperti cara mengupas kelapa muda. Tentu akan terasa berat. Meskipun alat yang digunakannya itu berupa golok yang baru dibeli di toko.

Jadi, bagi orang yang baru belajar bahasa Arab, dua hal ini penting. Dia harus tahu dulu sarana apa saja yang bagus dia pergunakan di awal-awal belajar. Buku Nahwu dan Shorof apa yang seharusnya dia baca pertama kali. Kemudian, dia juga harus tahu, bagaimana cara mempelajarinya.

Dan kedua hal ini akan saya sampaikan dalam buku ini. Semoga nantinya bermanfaat untuk Anda semua yang baru mulai belajar bahasa Arab.

 

>>> Butuh Perjuangan

Tentu saja, di awal belajar Anda akan merasa berat. Sebab, Anda akan disuruh untuk banyak menghafal dan memahami. Anda akan disuruh untuk menghafal definisi-definisi. Anda akan disuruh menghafal kosa kata. Anda akan disuruh menghafal ketentuan-ketentuan. Anda akan disuruh menghafal pola-pola pembentukan kata. Bisa jadi di awal belajar, Anda akan merasakan sedikit pusing. Sama seperti orang yang merasa pegal-pegal dan telapak tangannya lecet karena baru pertama kali mengupas kelapa muda.

Namun, hal ini tidak berlangsung lama. Insya Allah, jika Anda sudah punya alat yang tepat untuk mempelajarinya dan juga sudah tahu metode yang efektif untuk memahaminya, tidak akan lama Anda melewati masa sulit ini. Akan tiba masanya, kesulitan berganti menjadi kesenangan. Dan kepahitan akan berubah menjadi rasa manis.

Selanjutnya, saya akan jelaskan kepada Anda semua tentang sarana apa saja yang sebaiknya digunakan oleh para pelajar pemula dalam belajar bahasa Arab. Kemudian juga, akan saya beritahu cara yang efektif dalam menggunakannya. Semoga bermanfaat nantinya.

Demikian saja. Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: