3 HAL PENTING DALAM BELAJAR ILMU NAHWU

balon-budurPada uraian yang lalu telah saya sampaikan urutan-urutan materi yang seharusnya dipelajari pertama kali saat belajar ilmu Nahwu. Sekarang, agar hasil yang dicapai bisa maksimal, saya akan tambahkan 3 hal penting yang harus diperhatikan saat belajar ilmu Nahwu.

Saat belajar ilmu Nahwu (dan ilmu-ilmu yang lainnya juga) hendaknya kita fokuskan diri pada tiga hal berikut:

  1. Fahami DEFINISI dari setiap materi yang kita pelajari.
  2. Fahami CONTOH dari setiap materi yang kita pelajari.
  3. Fahami KETENTUAN dari setiap materi yang kita pelajari (jika ada).

 

Misalnya sekarang kita sedang belajar materi tetang FA’IL. Maka, fahami DEFINISI, CONTOH, dan KETENTUAN yang terkait dengan FA’IL. Maka akan kita dapati bahwa:

  1. FA’IL adalah ISIM MARFU’ yang terletak setalah FI’IL dan merupakan PELAKU dari fi’il itu.
  2. Contohnya: “جَاءَ زَيْدٌ” (Zaid datang), “جَاءَتْ مَرْيَمُ” (Maryam datang), dll.
  3. Jika FA’IL berupa ISIM MUANNATS, maka FI’ILnya harus diberi tanda ta’nits, diantaranya berupa huruf TA TA’NITS SAKINAH (huruf ta yang disukun yang menunjukkan bahwa pelaku perbuatan berjenis wanita). Contohnya bisa dilihat di atas.

 

Nah, inilah tiga hal yang harus difokuskan saat belajar ilmu Nahwu. Pertama, fahami definisi; kedua, fahami contoh; dan ketiga, fahami ketentuan. Dan, ketiga hal ini pulalah yang harus kita tanyakan saat melakukan muroja’ah (mengulang pelajaran). Apa definisinya? Sebutkan contohnya? Sebutkan ketentuan-ketentuannya (jika ada)?

Demikian saja. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: