TIPS MENGHAFAL WAZAN

danauTelah saya katakana bahwa kunci sukses dalam belajar ilmu Shorof terletak pada “HAFALAN”. Jika kita rajin menghafal, insya Allah ilmu Shorof bisa kita taklukkan dengan mudah. Namun, jika kita malah malas menghafal, bisa jadi kita akan cepat menyerah kalah alias tidak mau belajar lagi.

Bagi Anda yang sudah siap tempur untuk menghafal, saya ingin memberikan sedikit masukan. Mudah-mudahan masukan dari saya ini bisa menambah kualitas hafalan wazan yang nantinya akan Anda lakukan.

 

>>> Menghafal Sambil Mengucapkan

Cara menghafal wazan sama dengan cara menghafal ayat-ayat Al-Qur’an. Kita harus sering-sering mengucapkannya. Kita harus sering ulang-ulang hingga benar-benar lancar dan hafalan itu melekat kuat di kepala.

Jadi, hafalkan wazan dengan cara diucapkan. Kalau perlu diucapkan dengan keras selama tidak mengganggu orang lain di sekitar kita. Di pondok pesantren pun seperti itu belajarnya. Para santri disuruh ustadznya untuk terus menerus mengulang-ulang hafalan wazan sambil diucapkan berkali-kali dengan suara keras.

 

>>> Menghafal Sambil Dituliskan

Lebih bagus lagi, sambil Anda ucapkan, Anda iringi juga dengan menuliskannya. Dengan cara begini hafalan akan semakin kuat. Tidak percaya? Silakan saja dicoba.

Dan, ada manfaat lain jika kita menghafal sambil menuliskannya. Kita bisa sekalian belajar cara menulis huruf-huruf Arab. Sehingga nantiya, tulisan kita akan jadi lebih bagus dan indah. Anda bisa membeli buku cara menulis Arab yang bayak dijual di toko sebagai panduan.

 

>>> Menghafal dengan Penuh Penghayatan

Kemudian, yang perlu diperhatikan saat menghafal, lakukan pula penghayatan. Jadi tidak hanya menghafal bentuk-bentuk katanya saja. Tapi juga menghafal makna-makna yang terkandung di dalamnya. Jadi, sambil mulut kita mengucapkan kata yang dihafal, dibenak kita hadirkan pula makna dari setiap kata yang kita hafal.

Misalnya sambil kita mengucap kata “نَصَرَ – يَنْصُرُ – اُنْصُرْ”, dibenak kita hadirkan pula makna dari kata-kata ini, yaitu “Telah menolong- Sedang menolong- Tolonglah!”

Atau, sambil kita mengucapkan “كَتَبَ – كَتَبْتَ – كَتَبْتُ”,dibenak kita hadirkan pula makna dari kata-kata ini, yaitu “Dia telah menulis-Kamu telah menulis-Saya telah menulis”.

Dengan cara ini, selain kita bisa menghafal bentuk, kita juga jadi menghafal arti kata. Dan ini tentu saja akan sangat membantu kita dalam memahami literatur berbahasa Arab yang nanti akan kita baca.

Demikian saja. Semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: