BERGAUL DENGAN KAMUS

kamus-al-munawwir-arab-indonesia-500x500Orang yang sedang belajar bahasa asing harus mau bergaul dengan kamus. Semakin sering semakin bagus. Sebab, kamuslah yang akan membantu dia untuk mengerti arti kata asing yang akan sering dia jumpai di awal-awal belajar.

Pernah saya jelaskan bahwa diantara sarana yang harus disiapkan sebelum belajar bahasa Arab adalah kamus. Keberadaan kamus sangat penting saat belajar bahasa Arab. Sebab, kamuslah yang nantinya akan banyak menemani saat kita belajar. Kamus pula lah yang akan banyak membantu untuk mencarikan arti kata yang belum kita ketahui.

 

>>> Kamus Tingkat Pemula

Bagi pemula, saya sarankan untuk menggunakan kamus berukuran sedang terlebih dahulu. Jangan terlalu tebal dan jangan terlalu tipis. Sedang-sedang saja. Misalnya, yang paling banyak digunakan adalah kamus Mahmud Yunus.

Dengan menggunakan kamus ukuran sedang kita akan terhindar dari kebingunan memilih kata yang ditawarkan. Sebab, pada kamus beukuran sedang, kata-kata yang diberikan adalah kata-kata yang terpilihnya saja. Disajikan di sana arti kata yang paling sering digunakan. Jadi kita tinggal ambil. Beda dengan kamus ukuran besar. Kadang untuk satu kata diberikan beberapa arti yang berbeda-beda. Tentunya hal ini akan membingungkan bagi pemula.

 

 

>>> Bagaimana Menggunakan Kamus ?

Untuk bisa menggunakan kamus, seseorang harus faham dahulu materi ilmu Shorof di bagian awal. Dia harus mengerti terlebih dahulu istilah FA FI’IL, ‘AIN FI’IL, dan LAM FI’IL. Sebab, sebuah kata dalam kamus umumnya diurut berdasarkan huruf  FA FI’IL, ‘AIN FI’IL, dan LAM FI’IL.

Untuk memahaminya sangat mudah. Insya Allah tidak sampai 30 menit kita sudah faham. Di kitab Fahimna Shorof tingkat pemula, saya sampaikan pembahasan ini di bagian awal.

Atau, biasanya di setiap kamus ada tata cara penggunaannya. kita bisa baca sendiri di sana. Jika masih bingung, langsung tanyakan kepada orang yang ngerti.

 

>>> Memberi Tanda

Ada juga sebuah tip dalam menggunakan kamus yang bisa kita coba. Yaitu dengan memberi tanda setiap kata yang sudah pernah kita cari artinya. Bisa dengan garis atau dengan stabilo berwarna. Sebab, katanya, dengan cara ini hafalan kita tentang kata itu akan semakin kuat tatkala kita mencarinya pada kali yang kedua.

Misalnya sekarang kita mencari arti kata A. Beberapa waktu kemudian kita lupa kata itu. Sehingga kita pun kemudian akan mencari lagi artinya di kamus. Nah, saat kita buka kamus, tentu kita akan melihat ada tanda di kata itu yang menunjukkan bahwa dahulu kita sudah pernah mencarinya. Tentunya memori kita akan kembali teringatkan dengan arti kata itu di masa lalu. Sehingga dengan begitu, hafalam kita akan semakin kuat berlipat. Mungkin manfaat ini baru bisa kita rasakan jika telah mencobanya.

 

>>> Kamus Dua Versi

Bagi Anda yang punya kelebihan uang, saya sarankan untuk memiliki kamus dua versi: Arab – Indonesia dan Indonesia – Arab. Versi Arab – Indonesia bisa anda gunakan untuk memahami literature berbahasa Arab. Sedangkan versi Indonesia – Arab bisa Anda gunakan untuk membuat kalimat dalam bahasa Arab. Agar kalimat yang Anda buat lebih variatif. Tidak hanya itu-itu terus kata-katanya.

Intinya, kamus itu penting untuk teman belajar bahasa Arab. Maka, milikilah kamus sebelum Anda mulai belajar bahasa Arab. Sering-seringlah bergaul dengan kamus.

Demikian saja. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: