KESUNGGUHAN

anak pemulungSukses tidak bisa diraih dengan malas-malasan. Sukses tidak dapat dicapai dengan bersantai-santai. Harus ada kesungguhan. Harus ada keseriusan.

Sekarang coba bayangkan. Sandainya ada seorang pelajar yang ingin meraih prestasi puncak di sekolahnya. Namun dia belajarnya ogah-ogahan. PR jarang dikerjakan. Sekolah jarang masuk. Saat guru menerangkan, dia malah mengantuk. Kira-kira, bisakah si pelajar ini meraih keinginannya itu? Hampir bisa dikatakan mustahil.

Sekarang keadaannya diubah. Dia rajin belajar. PR selalu dikerjakan tepat waktu. Masuk sekolah paling pagi. Saat guru menerangkan dia menyimak dengan baik. Dia rajin berkonsultasi dengan guru dan teman-temannya yang pandai. Kira-kira, bisakah si pelajar ini meraih prestasi yang baik di kelasnya? Kemungkinan besar, ya. Bisa.

Untuk bisa bahasa Arab pun begitu. Harus ada kesungguhan. Butuh adanya keseriusan. Tanpa adanya kesungguhan dan keseriusan dalam belajar bahasa Arab, sulit rasanya seseorang bisa diharapkan untuk bisa.

 

>>> Membuktikan Kesungguhan

Jika kita memang ingin bisa bahasa Arab, ingin lancar baca kitab gundul, maka kita harus sungguh-sungguh dan serius dalam belajar. Kita harus buktikan kesungguhan dan keseriusan kita itu. Misalnya dengan membuat jadwal khusus setiap hari untuk belajar bahasa Arab, membeli kamus, mengoleksi buku-buku panduan bahasa Arab, rajin mengulang-ulang pelajaran, sering berkonsultasi kepada orang-orang yang bisa, dan hal-hal lain yang menunjukkan bahwa memang kita serius ingin bisa bahasa Arab.

Jika kita memang serius ingin  bisa bahasa Arab, maka kita harus berani berkorban. Berkorban waktu, tenaga, dan uang. Kita luangkan sebagian waktu kita untuk mengkaji buku-buku panduan bahasa Arab. Kita curahkan sebagian tenaga kita untuk berjalan menuju tempat-tempat yang bisa menambah kemampuan bahasa Arab kita (Misalnya ke pondok pesantren, perpustakaan, toko buku, dll.). Dan kita kucurkan sebagian uang kita untuk membeli sarana dan prasarana yang kita butuhkan agar bisa belajar bahasa Arab dengan nyaman.

Ini baru namanya sungguh-sungguh. Bukan omong doang!

 

>>> Mereka Saja Bisa!

Tentang kesungguhan, barangkali kita bisa belajar banyak dari mereka yang sibuk belajar bahasa Inggris karena ingin sukses sekolah di luar negeri. Atau dari mereka yang serius belajar bahasa Korea agar bisa berkomunikasi baik dengan artis Korea idaman mereka.

Lihatlah semangat mereka dalam belajar. Lihatlah kesungguhan mereka dalam belajar. Lihat pula keseriusan mereka. Mereka rela keluar uang jutaan rupiah untuk ikut kursus dan membeli buku-buku pendukung. Mereka begitu rajin mempraktikkan bahasa asing yang sedang mereka pelajari agar cepat bisa dan lancar.

Lalu, bagaimana dengan kita ? Kenapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama dengan mereka? Bahkan mestinya kita bisa lebih baik dan lebih semangat dari mereka. Bukankah tujuan kita belajar bahasa Arab agar bisa meraih sukses di akhirat? Bukankah target kita belajar bahasa Arab agar bisa berlomunikasi baik dengan Pencipta kita di saat shalat dan doa yang tiap hari selalu terpanjat?

Semoga kita semua senantiasa diberi semangat membara dalam belajar bahasa Arab. Amiin.

Demikian saja. Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: