KENAPA MASIH SULIT BACA KITAB GUNDUL ?

merenung1Beberapa kali saya mendengar keluhan dari kawan-kawan. Mereka mengeluh karena masih saja sulit untuk baca kitab gundul. Padahal mereka sudah lama belajar Nahwu-Shorof.

Ada yang berkata, “Belajar kaidah mah gampang. Prakteknya yang susah….!”

Ya, memang demikianlah kenyataannya. Saya juga dulu merasakan hal yang sama. Setelah sekian lama belajar ilmu Nahwu-Shorof tetap susah kalau baca kitab. Dan alhamdulillah, sekarang saya tahu rahasianya. Kenapa banyak orang yang masih menemui kesulitan baca kitab gundul meski mereka faham kaidah tata bahasa Arab?

>>> 2 Bekal Penting

Saya sudah sampaikan di awal, bahwa ada dua bekal penting yang harus dimiliki oleh orang yang ingin lancar baca kitab. Pertama bekal ILMU NAHWU & SHOROF yang cukup, kemudian yang keduanya bekal mufrodat yang banyak. Kedua bekal ini akan sangat banyak membantu dalam membaca kitab.

Oleh karena itu, jika Anda ingin bisa baca kitab, kuasai terlebih dahulu kaidah bahasa Arab. Minimal Anda menguasai ilmu Nahwu tingkat menengah (Misalnya menguasai kitab Mulakhos atau Qothrun Nada). Kemudian, minimal Anda kuasai buku Shorof Kitabut Tashrif karya Al-Ustadz Hasan bin Ahmad. Insya Allah akan sangat membantu untuk memudahkan Anda membaca kitab gundul.

Setelah itu, Anda miliki banyak mufrodat. Hafalkan banyak kosa kata. Cobalah dimulai dari menghafal kosa kata yang ada di kitab-kitab yang ringkas. Baca kitabnya, kemudian jika ada kosa kata yang tidak diketahui cari artinya di kamus. Setelah semua kosa kata diketahui, baca lagi kitab dari awal hingga semua kosa kata dalam kitab benar-benar di hafal dalam dada. Lalu, ambil kitab lain yang ringkas dan lakukan hal yang sama.

Perlu saya ingatkan bahwa banyaknya perbendaharaan kosa kata seseorang itulah yang paling membantu dalam mempermudah membaca kitab. Terkadang seseorang yang sudah faham kaidah masih tetap menemui kesulitan dalam membaca dan memahami kitab berbahasa Arab disebabkan perbendaharaan kosa katanya yang minim. Oleh karena itu, perbanyaklah kosa kata Anda, niscaya Anda akan sangat terbantu dalam membaca kitab gundul.

>>> Banyak Latihan

Setelah Anda menguasai kaidah dengan baik dan punya perbendaharaan mufrodat yang memadai, maka lanjutkan dengan banyak berlatih membaca kitab. Mulailah dari kitab-kitab kecil yang bahasanya mudah. Misalnya kitab-kitab aqidah.

Baca terus secara berulang-ulang. Tidak cukup sekali. Tapi berkali-kali hingga lisan benar-benar lancar dalam mengucapkannya.

Jadi kesimpulannya, untuk bisa membaca kitab gundul dengan lancar ada tiga hal yang harus kita lakukan: Pertama, memahami kaidah Nahwu-Shorof. Kedua, memperbanyak mufrodat. Dan yang ketiga, memperbanyak latihan.

Insya Allah dalam waktu dekat saya akan menyusun buku khusus untuk latihan baca kitab gundul. Saya akan susun buku itu seperti metode iqro dalam ilmu baca al-Qur’an yang biasa dipakai anak-anak kecil. Akan saya susun secara bertahap. Dari kalimat-kalimat singkat, kemudian beranjak ke paragraf hingga sampai latihan membaca kitab ulama.

Semoga Allah Subahanahu wa Ta’ala memberi saya kemudahan untuk itu. Amiin.

 

Bogor, 7 Jumail Ula 1434 H

Muhammad Mujianto Al-Batawie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: