MENJADI MURID BENERAN

kiat membaraTulisan ini terinspirasi dari SMS yang masuk ke HP istri saya. Si pengirim adalah mahasiswi yang biasa setiap Selasa dan Jum’at pagi belajar bahasa Arab. Pengajarnya adalah istri saya sendiri. Si mahasiswi bertanya tentang materi bahasa Arab.

Tiba-tiba saya jadi terkenang dengan peristiwa belasan tahun lalu saat saya baru awal-awal belajar bahasa Arab. Kemudian, saya pun membuat kesimpulan bahwa hanya murid-murid beneran lah yang sukses menguasai bahasa Arab. Hanya murid-murid beneran sajalah yang akhirnya bisa baca kitab gundul dan menerjemahkannya.

Siapakah murid beneran itu?

Mereka adalah murid-murid yang memang benar-benar serius dalam belajar bahasa Arab. Mereka adalah murid-murid yang sungguh-sungguh dalam belajar. Mereka tidak hanya belajar saat di hadapan guru saja. Tapi, mereka juga belajar di luar kelas. Mereka cari-cari penjelasan tambahan di kitab yang lain. Mereka beli kamus. Mereka banyak bertanya. Banyak latihan dan banyak mengulang pelajaran. Saat diberi PR, mereka pun mengerjakannya dengan semangat.

Intinya, murid beneran adalah murid-murid yang memiliki keseriusan dan kesungguhan dalam belajar bahasa Arab.

Ketika pertama kali saya belajar bahasa Arab, seingat saya hanya ada satu kawan saya yang bener-bener ingin bisa bahasa Arab. Dialah satu-satunya orang yang waktu itu punya kamus bahasa Arab Al-Munawwir. Dan kini, kawan saya itu sudah bergelar Lc. Dia berhasil lulus dengan nilai bagus dari LIPIA. Adapun saya waktu itu memang belum ada keinginan untuk bisa bahasa Arab. Sehingga setelah beberapa kali belajar, tetap nggak ada peningkatan apa-apa. Semua ilmu seakan lenyap begitu saja.

Saya juga pernah punya pengalaman belajar dari kawan yang lulusan Gontor. Dari beberapa murid, hanya ada dua orang yang murid beneran. Akhirnya, dua orang inilah yang kemudian bisa baca kitab dan menerjemahkannya. Alhamdulillan, diantaranya adalah saya sendiri.

Kemudian, beberapa kali saya berkesempatan mengajarkan bahasa Arab untuk tingkat dasar. Waktu itu saya sering menggunakan kitab Al-Muyassar sebagai panduan. Adapun sekarang, setelah saya menyusun KITAB FAHIMA, maka kitab inilah yang saya gunakan.

Lagi-lagi, murid-murid beneranlah yang akhirnya sukses dalam belajar. Beberapa diantaranya bahkan ada yang kemudian menjadi pengajar bahasa Arab. Saya bersyukur ilmu yang saya berikan tidak sia-sia.

Nah, jika Anda ingin sukses dalam belajar bahasa Arab, maka jadilah murid beneran. Serius dan sungguh-sungguhlah dalam belajar. Banyak baca, banyak latihan, banyak mengulang pelajaran. Jika masih ada yang belum faham, segera tanyakan.

Demikian saja. Semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam.

 

Bogor, 8 Jumadil Ula 1434 H

Muhammad Mujianto Al-Batawie

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: