MULAILAH DARI “KUTAIB”

SIFAT SHALAT NABI SAKU“Kutaib” adalah bentuk tashghir (Istilah shorof: pengecilan) dari “Kitab”. Artinya adalah “kitab kecil”. Istilah “kutaib” biasanya digunakan untuk menyebut kitab-kitab ringkas yang ditulis oleh para ulama.

Bagi anda yang baru pemula dalam belajar bahasa Arab, gunakanlah kutaib terlebih dahulu sebagai sarana latihan sebelum beranjak ke kitab-kitab yang besar. Kenapa saya anjurkan demikian? Sebab biasanya kutaib ditulis dengan bahasa yang mudah. Mufrodat yang ada di dalamnya biasanya adalah mufrodat-mufrodat yang sering digunakan dalam contoh-contoh yang ada dalam kitab kaidah (Nahwu-Shorof). Sehingga tentu saja sangat memudahkan pemula dalam memahaminya.

Kemudian juga, karena ringkas, maka tidak perlu waktu lama untuk mempelajarinya sampai selesai. Biasanya seorang pelajar akan semakin kuat rasa percaya dirinya jika telah berhasil menyelesaikan sebuah kitab. Sehingga, dengan semakin banyaknya kutaib yang diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, percaya diri seorang pelajar akan semakin tumbuh kuat. Dan itu akan sangat bermanfaat untuk bekal membaca kitab-kitab yang berukuran besar nantinya.

>>> 3 Buah Kutaib

Ada tiga buah kutaib yang saya sarankan bagi pemula untuk dijadikan sarana latihan baca kitab sekaligus menejemahkan. Ketiga kutaib ini adalah karya dari Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah. Yaitu kitab: Al-Qowaidul Arba’, Al-Utsul Atsalatsah, dan Kasyfu Asy-Syubuhat.

Ketiga kitab ini sangat cocok digunakan sebagai sarana latihan bagi pemula karena:

  1. Ringkas, hanya terdiri dari beberapa halaman saja.
  2. Bahasanya mudah.
  3. Beredar dengan dua versi, versi tanpa harokat dan berharokat. Sehingga bagus untuk dijadikan sarana latihan baca kitab secara otodidak.
  4. Sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Sehingga bagus untuk dijadikan sarana latihan menerjemahkan.
  5. Bisa didapat dengan mudah, baik di toko buku maupun internet.
  6. Sudah banyak ustadz yang membahasnya, sehingga sangat membantu kita untuk lebih memahaminya. (Silakan download di: http://kajian.net/)

Selain 3 kitab ini, masih banyak lagi kutaib karya para ulama yang bisa kita jadikan sebagai sarana latihan. Nanti kita akan tahu sendiri dengan semakin banyaknya latihan dan banyak mencari informasi.

Demikian saja. Semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam bish shawab.

 

Bogor, Ahad pagi 12 Jumadil Ula 1434 H/ 24 Maret 2013

Muhammad Mujianto Al-Batawie

(Penulis SERIAL KITAB FAHIMNA, Panduan Belajar Bahasa Arab Secara Otodidak)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: