MENJADI EDITOR BUKU TERJEMAHAN (ARAB-INDONESIA)

nulisSekarang ini banyak beredar buku-buku terjemahan. Semakin hari semakin banyak kitab-kitab para ulama yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Namun, apakah semua terjemahan yang ada sudah benar? Belum tentu!

Sekitar tahun 2000-an saya sering memperhatikan buku-buku terjemahan. Waktu itu, sering saya mendapati kekeliruan di dalamnya. Ada yang keliru dalam menerjemahkan dan ada yang keliru dalam pemberian harokat tulisan hadits yang ada tercantum di dalamnya. Bahkan pernah, dalam sebuah buku saya mendapati puluhan kesalahan.

Saat saya menjadi editor bahasa di sebuah penerbitan buku Islam yang ada di Bogor, saya juga sering mendapati kesalahan dalam buku-buku terjemahan. Saya waktu itu sering membandingkan beberapa buku terjemahan dari satu buku asal yang sama. Pernah saya dapati, dalam sebuah buku terdapat puluhan kesalahan terjemah. Ada yang salah cetak, salah pemberian harokat, dan salah dalam menerjemahkan artinya ke dalam bahasa Indonesia.

Bagi Anda yang sudah menyelesaikan  tingkat lanjutan Nahwu dan Shorof, saya sarankan untuk menjadi “editor” buku-buku terjemahan. Tapi bukan maksud saya menyuruh Anda untuk bekerja sebagai editor di sebuah penerbitan buku (Kalau itu sih terserah Anda J). Tapi maksud saya, Anda menjadi editor setiap buku-buku terjemahan yang Anda baca. Coba Anda praktikkan kaidah bahasa Arab yang sudah Anda kuasai.

Jika Anda punya kitab asalnya yang berbahasa Arab, Anda bisa mengedit buku terjemahan secara keseluruhan. Coba Anda edit dari awal. Periksalah terjemahannya. Apakah sudah benar –menurut Anda- atau belum. Jika ada yang menurut Anda keliru, bisa Anda diskusikan kepada kawan Anda yang bisa bahasa Arab. Atau, bisa juga Anda kirim surat ke penerbit buku terjehaman itu. Saya dahulu pernah melakukan hal ini. Alhamdulillah bukunya langsung diedit ulang untuk cetakan selanjutnya.

Namun, jika Anda tidak punya kitab asalnya yang berbahasa Arab, Anda cukup periksa teks Arab yang ada tercantum dalam buku terjemahan itu. Anda coba periksa harokat dan terjemahannya. Jika Ada yang keliru, coba beri tanda dan coba Anda betulkan menurut yang Anda anggap benar.

Dengan menjadi editor, sekaligus Anda memuroja’ah ilmu yang sudah Anda punya. Dengan begitu ilmu Anda akan semakin kuat melekat. Wawasan Anda pun nanti akan bertambah luas.

Demikian saja. Semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam bish shawab.

 

Bogor, Senin sore 13 Jumadil Ula 1434 H/ 25 Maret 2013

Muhammad Mujianto Al-Batawie

(Penulis SERIAL KITAB FAHIMNA, Panduan Belajar Bahasa Arab Secara Otodidak)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: