TAK TERASA….

gambar hewan bahasa arabDalam hidup ini, seringkali kita mengalami hal-hal yang “tak terasa….”. Diantaranya apa yang saya alami saat ini. Tak terasa, sudah setahun lebih saya ngontrak di rumah kontrakan ini. Tak terasa, buku “STRATEGI SUKSES BELAJAR BAHASA ARAB SECARA OTODIDAK” hampir selesai. Tak terasa pula, hafalan anak-anak kecil yang biasa ngaji di rumah kontrakan saya sudah memiliki hafalan yang banyak. Dan masih banyak hal-hal yang tak terasa lainnya.

Namun, pada kesempatan ini, saya ingin mengambil pelajaran dari “tak terasa” yang ada pada anak-anak kecil yang ngaji di rumah saya setiap ba’da maghrib. Tak terasa hafalan mereka sekarang sudah banyak. Mereka banyak hafal do’a-doa. Mereka juga hafal cukup banyak hadits-hadits Nabi. Dan tentu saja, mereka juga hafal banyak hafalan Al-Qur’annya. Bahkan ada beberapa anak kelas 3 SD murid kami (saya dan istri) yang beberapa surat lagi akan menyelesaikan hafalan Juz 30.

Padahal kami menyuruh mereka menghafal sedikit demi sedikit. Kadang kami surung menghafal tiga ayat-tiga ayat dulu. Atau lima ayat-lima ayat. Atau, bagi yang berat, cukup satu ayat. Kemudian kami minta mereka menghafalnya dan mengulang-ulangnya setiap hari. Setiap hari, sebelum pulang, mereka kami suruh untuk memuroja’ah hafalan. Awalnya bersama-sama, kemudian satu-satu kami tes hafalannya.

Dari sini, saya bisa mengambil pelajaran berharga. Yaitu, jika kita mau bersabar melakukan sesuatu sedikit demi sedikit, nanti tak terasa sesuatu itu akan berhasil kita capai dan terselesaikan juga. Seperti ada orang yang ingin naik haji, namun penghasilannya sehari-hari tidak seberapa. Namun, dia tetap bersabar menabung sedikit demi sedikit. Setelah sekian tahun lamanya menabung, tak terasa akhirnya diapun berhasil mengumpulkan uang yang cukup untuk naik haji. Penantian panjangnya berbuah manis. Kesabaran itu memang indah.

Nah, saya ingin pelajaran berharga ini dipetik juga olah kawan-kawan yang saat ini sedang belajar bahasa Arab. Cobalah untuk bersabar sedikit demi sedikit belajar setiap hari. Tak perlu lama-lama. Cukup satu jam sehari. Insya Allah, jika konsisten, tak terasa lama kelamaan akan bisa juga menguasai bahasa Arab.

Lama-kelamaan juga nanti kita akan mahir dengan sendirinya. Baca kitab gundul jadi terasa mudah.

Hmm….tak terasa waktu sudah mendekati Subuh.

Barangkali demikian saja. Semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam.

Bogor, Sepertiga malam yang akhir 16 Jumadal Ula 1434 H/28 Maret 2013

Muhammad Mujianto Al-Batawie

(Penulis SERIAL KITAB FAHIMNA, Panduan Belajar Bahasa Arab Secara Otodidak)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: