SAYA INGIN BISA BACA KITAB (BAG-2_SELESAI)

head bahasa arab nolLanjutan……….

……………

 

Pernah suatu ketika, saat liburan kuliah (sekitar 2 bulan lamanya, dia memutuskan untuk full belajar bahasa Arab di rumah selama liburan. Untuk itu, dia persiapkan segala sesuatunya. Dia siapkan buku-buku Nahwu, Shorof, I’rob, dan kitab-kitab gundul. Kemudian, hampir seharian (dari pagi sampai malam) dia sibukkan dengan belajar bahasa Arab.

Selama liburan dia hafalkan tashrif yang jumlahnya cukup banyak dalam buku Kitabut Tashrif. Dia juga baca kitab-kitab Nahwu tingkat pemula semisal Al-Muyassar dan Al-Mukhtarot. Dia latihan i’rob dari buku yang memberi contoh-contoh i’rob. Kemudian, dia coba untuk berlatih membaca kitab sendiri.

Karena di rumahnya tidak ada orang yang bisa diminta untuk membimbingnya latihan baca kitab, maka dia latihan sendiri. Dia cari kitab yang memiliki dua versi cetakan. Yang gundul dan yang gondrong (baca: berharokat). Dia coba baca dulu kitab yang gundul. Dia terapkan kaidah yang sudah dipelajari. Dia coba beri harokat sendiri. Setelah itu, dia coba cocokkan dengan kitab yang berharokat. Jika ada yang beda, coba dia analisa sendiri.

Akhirnya, setelah dia berhasil menyelesaikan belajar beberapa kitab Nahwu dan juga kitab Shorof, dia mulai merasakan perubahan dalam dirinya. Kemampuan bahasa Arabnya semakin meningkat dari sebelumnya. Baca kitab jadi terasa lebih mudah. Tidak sesulit sebelumnya.

Walaupun waktu itu kemampuannya masih jauh dari dikatakan mahir, namun sudah cukup untuk membantu dia membaca dan menerjemahkan artikel-artikel berbahasa Arab. Dia juga mulai berlatih membaca dan menerjemahkan kitab-kitab kecil karya ulama.

Untuk menambah kemampuan bahasa Arabnya, dia coba ikut pelatihan bahasa Arab selama sekitar sebulan lamanya di sebuah pondok pesantren. Saat dia ikut dauroh, dia sudah faham dasar-dasar bahasa Arab. Sehingga dia tinggal melakukan penyempurnaan-penyempurnaan. Dia ikut kelas lanjutan.

Singkat cerita, setelah terus belajar dan berlatih, kini dia bisa mengajarkan ilmunya ke kawan-kawan yang tinggal disekitarnya. Dia juga beberapa kali menerjemahkan kitab ke dalam bahasa Indonesia kemudian diterbitkan. Dan kini, dia sedang fokus untuk menularkan ilmu bahasa Arabnya kepada kaum Muslimin yang ingin belajar bahasa Arab dari dasar secara otodidak.

Alhamdulillah, dia sudah berhasil menyelesaikan SERIAL KITAB FAHIMNA (Panduan Belajar Bahasa Arab Secara Otodidak). Buku selanjutnya yang hampir selesai dia susun adalah buku STRATEGI SUKSES BELAJAR BAHASA ARAB SECARA OTODIDAK. Sebuah buku yang akan membahas tentang MOTIVASI & METODE BELAJAR BAHASA ARAB yang efektif, khususnya bagi mereka yang tinggal di luar lingkungan pondok pesantren.

Artikel yang sedang Anda baca ini rencananya akan dimasukkan dalam salah satu bagian dari buku ini. Tentunya dengan beberapa perubahan nantinya.

Tahukah Anda, siapakah ikhwan yang saya ceritakan ini? Dia adalah saya sendiri!

Mohon doa dari kawan-kawan sekalian agar saya terus diberi tambahan ilmu dan kemudahan dalam menyebarkannya.

Demian saja. Semoga kisah ini bermanfaat.

Wallahu a’lam bish Shawab.

 

Bogor, Kamis Pagi Sepulang Nganter Istri ke TK, 16 Jumadal Ula 1434 H/28 Maret 2013 M

Muhammad Mujianto Al-Batawie

(Penulis Buku SERIAL KITAB FAHIMNA, Panduan Belajar Bahasa Arab Secara Otodidak)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: