Syaikh ABDURRAZZAQ AL-BADR dan Syaikh SA’D ASY-SYATSRY

COVER STRATEGI SUKSES[Dokumentasi Kecil Berkenaan dengan Syaikh ABDURRAZZAQ AL-BADR dan Syaikh SA’D ASY-SYATSRY]

Kali ini saya ingin membahas sedikit mengenai dua ulama besar yang melalui keduanya, Allah Ta’ala memberi hidayah dan ilmu pada banyak sekali dari kaum muslimin, terkhusus untuk saudara-saudaraku di negeri ini. Namun, Syaikh Abdurrazzaq lebih mendahului Syaikh Sa’d untuk negeri ini. Alhamdulillah alladzi tatimmu bihi ash-shaalihaat. Semua kenikmatan ini adalah anugerah dari Allah Ta’ala yang patut disyukuri; juga juhd (upaya) yang mulia dari para asaatidzah, terutama sekali yang berafiliasi di Radio Rodja dan selainnya.

Berikut maklumat mengenai mereka berdua. Tidak mungkin menulis segalanya tentang keduanya; disebabkan sedikitnya pengetahuan saya akan mereka berdua –hafizhahumallaah-. Maka, masih banyak hal yang belum terungkap. Namun, silahkan baca:

————————————————

A. SIAPA MEREKA?

[1] [Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr]

Adalah anak yang penuh potensial dan aktif dalam bidang ilmu syar’i dari seorang syaikh besar Ahli Hadits, yaitu Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad -hafidzahumallaah-. Terlahir pada tahun 1382 H. Beliau belajar baca tulis di sekolah yang diasuh oleh ayah beliau sendiri. Guru-guru beliau selama pencarian ilmu syar’i, di antaranya adalah ayahnya sendiri, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimiin, Syaikh Abdul Aziz bin Baz, Syaikh Abdullah Al-Ghunaiman dan lainnya. Beliau meraih gelar doktoral di bidang Aqidah dan kini adalah salah satu tim pengajar dan guru besar bidang Aqidah di Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia.

Beliau juga menjadi pengisi kajian rutin di Radio Rodja 756 AM yang diterjemahkan oleh para asatidz Indonesia. Dan ini adalah salah satu tarekat yang sangat bermanfaat bagi kaum muslimin; karena Radio Rodja ini didengar oleh beragam kalangan, dan memang untuk segala kalangan. Bahkan saya mendapatkan seorang tukang jahit di sebuah pangkalan ojek daerah Mampang, rutin tiap saat mendengarnya. Juga, beberapa orang berusia tua di sebuah kampung pedalaman Jawa Barat, rutin menyaksikan Insan TV dan Rodja TV. Alhamdulillah. Saya memohon kepada Allah agar senantiasa menjaga mereka semua dan memperluas jangkauan dakwahnya.

Ceramah beliau -menurut saya- mudah sekali difahami; karena memakai bahasa yang memang tidak berbelit dan renyah. Speed berbicara beliau tergolong lambat -menurut saya-, sehingga memang cocok untuk dijadikan syaikh kajian yang diterjemahkan langsung secara live. Dan ceramah beliau cocok untuk didengarkan oleh pelajar bahasa Arab pemula untuk melatih kebiasaan mendengar Arabic.

Beliau termasuk di antara ulama yang memiliki kharisma tinggi dan wajah yang tampan. Kedua daya ini bisa saja menjadi ujian bagi kaum hawa dan nasihat buat mereka, “Menghadiri majelisnya dan mendengar ceramahnya moga-moga tidak disertai dorongan perasaan bahwa wajah beliau enak dipandang.” Jangan tersinggung membaca ini, namun jadikan nasehat; karena hal semacam ini mudah terjadi.

[2] [Syaikh Sa’d bin Nashir Asy-Syatsry]

Adalah seorang ulama besar di negara Saudi Arabia yang sangat aktif dalam berdakwah melalui lisan maupun tulisan. Beliau terlahir pada tahun 1387 H. Madzhab beliau dalam perkara Fiqhiyyah adalah Hanbali, sebagaimana ulama Saudi pada umumnya. Di antara guru beliau adalah Syaikh Abdul Aziz bin Baz, Syaikh Abdurrahman Al-Barrak, Syaikh Abdullah Al-Ghudayyan dan lainnya. Saat ini menjadi salah satu dosen di Universitas Malik Su’ud.

Sejujurnya, saya mengenal siapa Syaikh Sa’d Ats-Syatsry terlebih dahulu dibanding Syaikh Abdurrazzaq; karena kajian Syaikh Sa’d lebih masyhur tersebar di Internet dibanding Syaikh Abdurrazzaq. Juga, ratusan video kajian Syaikh Sa’d tersebar di YouTube. Sementara Syaikh Abdurrazzaq jarang tampak video kajiannya di YouTube.

Syaikh Sa’d Asy-Syatsry sangat rajin membaca kitab, sehingga saya tertakjub sendiri akan jawaban beliau ketika di salah satu interview yang bisa dilihat di YouTube, beliau ditanya, “Berapa lama Anda membaca kitab?”

Beliau menjawab, “Jika saya punya hari kosong, maka saya i’tikaf di maktabah pribadi dan menelaah kitab hingga 16 jam dalam satu hari.”

Dan saya ingat sekali pesan beliau yang ini: “Dan TIDAK APA-APA menghabiskan banyak waktu untuk membaca kitab-kitab. Karena mengisi waktu untuk membaca kitab adalah ibadah.” Yang merupakan singgungan terhadap kebanyakan orang yang begitu qana’ah dan minim membaca kitab; entah karena malasnya atau karena ingin cepat sampai.

Ceramah beliau -menurut saya- mudah difahami, namun bahasa beliau lebih mendekat dengan bahasa ulama Ushul Fiqh (Ushuly). Dan –menurut saya lagi- bahasa beliau itu bahasa ‘kitab-banget’. Jadi, mendengar beliau ceramah seolah mendengar buku sedang dibaca. Begitulah salah satu ciri khas orang yang sangat sering membaca buku. Urusan dalil –baik Al-Qur’an dan Hadits-, beliau tak segan dalam satu menit menggelontorkan 5 sampai 10 dalil di kajiannya. Dan tentu saja, itu terambil dari hafalan beliau. Dimaklumi saja; karena memang bidang utama beliau di Ushul Fiqh. Ini menjadikan para pelajar pemula dalam bahasa Arab atau ilmu syar’i tidak begitu mudah memahami penjelasan beliau. Speed berbicara beliau juga cukup lambat. Sebenarnya bagus juga ceramah beliau untuk didengarkan oleh para pelajar bahasa Arab tingkat pemula, untuk membiasakan mendengar Arabic. Namun, tingkatnya -menurut saya- lebih di atas ceramah Syaikh Abdurrazzaq.

————————————————

B. KARYA-KARYA MEREKA

[1] [Karya-karya Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr]

Karya-karya beliau (berbentuk kitab) banyak, mungkin mencapai belasan atau dua puluh lebih. Dan alhamdulillah, setelah Radio Rodja memperkenalkan beliau pada umat, karya-karya beliau mulai diterjemahkan dan disebarluaskan sehingga banyak dari kita mendapatkan manfaatnya.

Di antara karya beliau yang telah diterjemahkan ke bahasa kita adalah Fiqih Doa dan Dzikir sebanyak 2 jilid yang diterbitkan oleh Griya Ilmu. Kitab ini sangat bagus dan bermanfaat; sehingga sangat layak dimiliki oleh kaum muslimin, disebabkan tertaburnya faedah tentang tata cara doa yang sahih menurut Islam, dan wirid-wirid yang bermanfaat. Juga, ada kitab Fikih Asma’ul Husna, terbitan Darus Sunnah, yang merupakan kitab penting bagi kaum muslimin, bukan karena siapa penulisnya, melainkan kepentingan isinya. Ia membahas tentang nama-nama Allah. Tiap-tiap bab menjelaskan tentang nama Allah, terkadang 1 nama, terkadang 2, atau bahkan 3. Dan masih ada kitab lainnya yang bisa kita dapatkan di toko-toko buku Islami.

[2] [Karya-karya Syaikh Sa’d bin Nashir Asy-Syatsry]

Karya-karya beliau (berbentuk kitab) sangat banyak, hingga mencapai jumlah 60 kitab! Karena beliau adalah pakar dalam bidang Ushul Fiqh (dan Fiqh), maka mayoritas karyanya berkenaan dengan Ushul Fiqh. Di antaranya adalah kitab “At-Taqliid wa Ahkaamuh fi Asy-Syarii’ah” [التقليد وأحكامه في الشريعة]. Kitab ini -menurut saya- sangat layak dipelajari oleh kaum muslimin di negeri ini, untuk mengetahui hakikat taqlid dan segala yang berkenaan dengan Ijtihad dan Taqlid. Semoga setelah kehadiran beliau di negeri ini untuk menuai ‘sedikit’ dari ilmu beliau yang sangat luas, para asatidzah terdorong untuk menerjemahkan kitab ini.

Juga, karya beliau yang sangat bagus adalah kitab “Al-Ushul wa Al-Furuu’ Haqiiqatuhuma wa Al-Ahkaam Al-Muta’alliqah bi hima” [الأصول والفروع حقيقتهما والأحكام المتعلقة بهما]. Kitab ini adalah sebuah karya penting hasil riset beliau terhadap puluhan hingga ratusan literatur karya ulama, terutama di bidang Ushul Fiqh, yang mengupas secara luas tentang ‘Al-Ushul’ dan ‘Al-Furuu’. Kitab ini -sejauh yang saya ketahui- adalah satu-satunya kitab yang terjual di Indonesia. Itu pun sedikit sekali dari kita yang tahu. Alhamdulillah, setahun lalu saya mendapatkannya di toko Ibnu Ahmad Jakarta, dengan harga 144.000. Kitab ini recommended untuk pelajar ilmu syar’i -formal atau non formal- yang ingin menggeluti ilmu syar’i di bidang Ushul Fiqh, namun sangat tidak recommended untuk kalangan pemula, terlebih jika belum memahami bahasa Arab.

Saya memohon kepada Allah Ta’ala agar menggerakkan hati para asaatidzah negeri ini untuk menerjemahkan beberapa kitab beliau yang layak diterjemahkan sehingga lebih tersebar manfaatnya, seperti Syarh Umdah Al-Ahkaam, Syarh Muqaddimah At-Tafsiir, Adab Al-Hiwaar, Fiqh Ash-Shiyaam, Fiqh Al-Manaasik dan lainnya. Sejauh ini, tidak ada karya beliau yang diterjemahkan dengan sempurna lalu disebarluaskan.

————————————————

C. KAJIAN-KAJIAN ILMIAH MEREKA

Yaitu kajian kitab-kitab, bukan kajian tematik.

[1] [Kajian-kajian ilmiah Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr]

Beliau memiliki banyak sekali serial kajian ilmiah. Akan saya cantumkan beserta link untuk men-download-nya:

–> Syarh Riyadh Ash-Shalihiin (59 seri: DITERJEMAHKAN KE BAHASA INDONESIA!)

http://archive.org/details/badir-riad-ondonisi

–> Syarh Al-Ushuul Ats-Tsalaatsah (41 seri, dengan tambahan Soal-Jawab dan Syarh Ushuul Al-Aqaaid Ad-Diiniyyah karya As-Sa’dy)

http://archive.org/details/Usul3_Badr

–> Syarh Ayat Kursy (36 seri)

http://archive.org/details/iat_alcrsi

–> Syarh Fadhl Al-Islam (20 seri)

http://archive.org/details/Jaz_Badr_Fadl

–> Syarh Fiqh Al-Asmaa’ Al-husna (58 seri)

http://archive.org/details/Asmaa_Husna_Elbader

–> Syarh Miimiyyah Al-Aadaab (6 seri)

http://archive.org/details/BadirAbad-MimiatAdab

–> Syarh Syama’il Ar-Rasuul (58 seri)

http://archive.org/details/badir-shamil

–> Bahjah Al-Quluub li Al-Abraar (13 seri)

http://archive.org/details/badir-bahjat

–> Syarh Al-Qawaaid Al-Hassaan (29 seri)

http://archive.org/details/badir-kawidtafseer

–> Syarh Al-Aqiidah Al-Waasithiyyah (18 seri)

http://archive.org/details/BadirAbad-wasitiah

–> Syarh Kitaab At-Tauhiid (41 seri)

http://archive.org/details/badir-kitabtawhid

–> Syarh Ushuul Al-Iimaan (31 seri)

http://archive.org/details/BadirAbad-Usuliman

–> Syarh Masaa’il Al-Jaahiliyyah (12 seri)

http://archive.org/details/BadirAbad-MasilJahiliah

–> Syarh Al-Kalim Ath-Tahyyib (51 seri)

http://archive.org/details/BadirAbad-Kalim

–> Syarh Fadaa’il Al-Qur’aan (11 seri)

http://archive.org/details/badir-fadail

–> Syarh Al-Arba’iin An-Nawawy (36 seri)

http://archive.org/details/badir-arbaoon

–> Syarh At-Tawdhiih wa Al-Bayaan li Syajarah Al-Iimaan (3 seri)

http://archive.org/details/badir-tawzih

–> Min Hidaayaat Surat Al-Faatihah (12 seri)

http://archive.org/details/badir-hidaiat

–> Syarh Adzkaar Ath-Thahaarah wa Ash-Shalaah (4 seri)

http://archive.org/details/badir-azkartaharah

–> At-Ta’liiq ala Kitab Al-Fushuul fi Siirah Ar-Rasuul (50 seri)

http://archive.org/details/badir-fosol-sir

–> Syarh Kasyf Asy-Syubuhaat (11 seri)

http://archive.org/details/badir-kashf

–> Syarh Al-Kabaa’ir (6 seri)

http://archive.org/details/Badir-kabair

–> Syarh Risaalah Al-Ubudiyyah (20 seri)

http://archive.org/details/badir-obodiah

–> Syarh Al-Aqiidah Ath-Thahawiyyah (22 seri)

http://archive.org/details/badir-tah

–> Syarh Al-Qawaaid Al-Mutsla (16 seri)

http://archive.org/details/badir-kawaid-muthla

–> Syarh Al-Qashiidah Al-Miimiyyah (5 seri)

http://archive.org/details/badir-mimiah-ibnqaim

–> Syarh Anwaa’ At-Tauhiid wa Anwaa’ Asy-Syirk (6 seri)

http://archive.org/details/Badir-TahidTypes

–> Syarh Tajriid At-Tauhiid Al-Mufiid (14 seri)

http://archive.org/details/badir-tajreed

–> Syarh Al-Washiyyah Ash-Shughraa (6 seri)

http://archive.org/details/badir-wasiah-sog

–> Syarh Riyaadh An-Naadhirah (34 seri)

http://archive.org/details/badir-riad-nazirah

–> Syarh Al-Adab Al-Mufrad (162 seri)

http://archive.org/details/abad-adabMofrad

–> Syarh Risaalah Lathiifah Jaami’ah fi Ushul Al-Fiqh (5 seri)

http://archive.org/details/badir-ris-latifah

–> Syarh Lum’ah Al-I’tiqaad (5 seri)

http://archive.org/details/badir-loma

Dan masih banyak lagi serial kajian beliau yang bisa kita temukan dan download di:

http://www.al-badr.net/web/index.php?page=lecture&action=category&category=32

————————————————————-

[2] [Kajian-kajian Syaikh Sa’d bin Nashir Asy-Syatsry]

Beliau juga memiliki banyak sekali serial kajian ilmiah. Bahkan, sebenarnya kajian-kajian beliau lebih terkenal oleh muslim sedunia dibanding serial milik Syaikh Abdurrazzaq; karena beliau memang lebih masyhur dan terkenal -setahu saya-. Akan saya cantumkan beserta link untuk men-download-nya:

–> Syarh Fiqh Ash-Shiyaam (29 seri)

http://archive.org/details/Shathri-Siam

–> Syarh Buluugh Al-Maraam (275 seri)

http://archive.org/details/shathri-bolog

–> Syarh Ar-Radd ala Az-Zanaadiqah wa Al-Jahmiyyah (18 seri)

http://archive.org/details/shathri-zanadikah

–> Syarh Taysiir Al-Fiqh (72 seri)

http://archive.org/details/shathri-taiseer-fikh

–> Syarh Zaad Al-Mustaqni’ (93 seri)

http://archive.org/details/shathri-zad

–> Syarh Mushannaf Ibn Aby Syaibah (108 seri)

http://archive.org/details/shathri-musanaf-shaibah

–> Syarh Mukhthashar fi Ilm Al-Jadal (11 seri)

http://archive.org/details/shathri-usool-bateen

–> Syarh Mukhtashar Al-Khiraqy (57 seri)

http://archive.org/details/shathri-karki

–> Manhaj Ijtihad wa Taqliid (18 seri)

http://archive.org/details/shathri-ijtihad

–> Mukhtashar Shahiih Al-Bukhaary (30 seri)

http://archive.org/details/shathri-muk-buk

–> Syarh Al-Aqiidah Ath-Thahawiyyah (36 seri)

http://archive.org/details/shathri-tah

–> Syarh Fiqh Al-Usrah (47 seri)

http://archive.org/details/Shathri-usrah

–> Tafsiir Juz Amma (37 seri)

http://archive.org/details/shathri-taf-amma

–> Syarh Jamaa’ Al-Ilm (5 seri)

http://archive.org/details/shathri-jama-ilm

–> Khilaaf Al-Masyhuur inda Al-Ushuuliyyiin (5 seri)

http://archive.org/details/shathri-khilaaf

–> Manhaj Qawaid At-Tafsiir (18 seri)

http://archive.org/details/shathri-tafser-kawaid

–> Muhaadharaat fi Al-Jadal (8 seri)

http://archive.org/details/shathri-mok-Jadal

–> Syarh Matn Al-Waraqaat (9 seri)

http://archive.org/details/almoshta9.ilallah_36

–> Syarh Mukhtashar Ar-Raudhah (30 seri)

http://archive.org/details/Shatri-rawdah

–> Syarh Hilyah Thalib Al-Ilm (6 seri)

http://archive.org/details/helyat_973

–> Syarh Masaa’il Al-Jaahiliyyah (4 seri)

http://archive.org/details/masa2eljahelyyah

–> Syarh Ushuul As-Sunnah (4 seri)

http://archive.org/details/usolsunnah

–> Syarh Risaalah Amraadh Al-Quluub (4 seri)

http://archive.org/details/Shathri-amraz

–> Syarh Al-Mahshuul (13 seri)

http://archive.org/details/Shathri-mahsol

–> Syarh Manzhuumah Al-Qawaa’id Al-Fiqhiyyah (5 seri)

http://archive.org/details/shathri-kawaid

–> Syarh Ushuul At-Tafsiir (6 seri)

http://archive.org/details/shathri-osol-taf

–> Syarh Salaasil Adz-Dzahab (26 seri)

http://archive.org/details/shathri-zarkashi

–> Syarh Miftaah Al-Wushuul li Binaa’ Al-Furuu’ Ala Al-Ushuul (4 seri)

http://archive.org/details/shathri-mofah

–> At-Ta’liiq ala Al-Muharrar (23 seri)

http://archive.org/details/shathri-moharar

–> Syarh Kitaab At-Tauhiid (16 seri)

http://archive.org/details/shathri-kitab-taw

–> Syarh Mansak Syaikh Al-Islaam (4 seri)

http://archive.org/details/shathri-mansak

–> Syarh Fiqh An-Nawaazil (30 seri)

http://archive.org/details/shathri-nawazil

–> Syarh Al-Aqiidah Al-Waasithiyyah (8 seri)

http://archive.org/details/shathri-was

–> Syarh Manhaj As-Saalikiin (22 seri)

http://archive.org/details/shathri-minhaj

–> Syarh Ushuul fi At-Tafsiir (14 seri)

http://archive.org/details/shathri-osol-taf-ibnoth

–> Muqaddimah fi Ilm Maqaashid Asy-Syarii’ah (6 seri)

http://archive.org/details/shathri-makasid

–> Syarh Iidhaah Al-Masaalik ila Qawaaid Al-Imaam Al-Maalik (6 seri)

http://archive.org/details/Eydah_AL_Maslak

–> Adh-Dhawaabith Al-Fiqhiyyah (5 seri)

http://archive.org/details/shathri-kawaid-fikh

–> Syarh Al-Adab Al-Mufrad (16 seri)

http://archive.org/details/shathri-adab

–> Syarh At-Tuhfah Al-Iraaqiyyah (5 seri)

http://archive.org/details/shathri-irakiah

–> Syarh Adh-Dharuury fi Ushuul Al-Fiqh (4 seri)

http://archive.org/details/shathri-osol-roshd

Dan masih banyak lagi kajian beliau, yang bisa kita temukan dan download di situs resmi beliau:

http://www.alshathri.net/Sections/3/المكتبة-الصوتية

Sekian dokumenter kecil dari saya. Silahkan dicopas, dimanfaatkan dan disebarkan. Semoga bermanfaat.

Sumber: http://www.facebook.com/hasaneljaizy/posts/556498297724893

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: