MENINGKATKAN KEIMANAN DENGAN BAHASA ARAB

imanAllah Subhanahu wa Ta’ala berfirman ,

 إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آَيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

“Orang-orang yang beriman itu adalah orang-orang yang apabila disebutkan nama Allah maka bergetarlah hati mereka. Apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya maka bertambahlah keimanan mereka. Dan mereka hanya bertawakal kepada Rabb mereka.” (QS. Al-Anfal: 2)

Telah disebutkan pada ayat di atas bahwa diantara ciri orang yang beriman adalah “Apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya maka bertambahlah keimanan mereka”. Namun, siapakah orang yang kemungkinan besar akan bertambah imannya saat mendengar ayat-ayat Al-Qur’an dibacakan?

Tentu saja, orang yang berpotensi besar bertambah imannya adalah orang-orang yang mengerti bahasa Arab. Lho, kenapa bisa begitu?

Iya, tentu saja. Sebab mereka akan faham dengan makna ayat yang mereka dengar. Sehingga keimanan mereka akan semakin bertambah dengan mendengarkan ayat-ayat al-Qur’an yang mereka faham isinya. Hati mereka akan mudah tersentuh.

Berbeda halnya denga orang yang tidak faham bahasa Arab. Paling-paling hati mereka baru akan merasa tersentuh jika mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an dibaca dengan suara yang merdu. Namun, mereka akan merasa biasa-biasa saja jika mendengarkan ayat al-Qur’an dibaca dengan nada yang biasa-biasa saja. Mereka tersentuh oleh nada baca, bukan oleh makna yang dikandung ayat.

Nah, bagi kita yang ingin meningkatkan keimanan saat mendengarkan ayat-ayat al-Qur’an dibacakan, hendaknya kita belajar bahasa Arab. Kita tentu masih ingat kan dengan nasihatnya Syekh Sa’ad hafizhahullah kepada pemilik hotel? Kalau sudah lupa, nih simak lagi nih nasihat beliau:

=====================

RENUNGAN UNTUK KITA

=====================

“Belajarlah bahasa Arab”

Demikianlah nasehat syaikh Sa’ad Asy-Syatsri kepada pemilik hotel yang merupakan keturunan Arab akan tetapi qodarullah hanya bisa sedikit-sedikit berbahasa Arab.
Syaikh berkata ; “Memahami Al-Quran butuh bahasa Arab. Terkadang Al-Quran membuatmu menangis… Terkadang Al-Quran seakan akan menampar wajahmu mengingatkanmu dari kelalaian dan kesalahan…terkadang Al-quran membangunkanmu untuk mengingatkanmu akan janji pertemuan yang sangat penting…(Janji pertemuan dengan Allah yang tidak mungkin terelakan…janji pertemuan dengan malaikat maut…).
Bukankah kita senang jika ada orang yang mengingatkan kita tentang janji pertemuan yg sangat penting…???
Akan tetapi semua ini tidak bisa dihayati dengan baik jika engkau tidak bisa bahasa Arab dan selalu bergantung dengan penerjemah…. Terjemahan biasanya tidak tepat sempurna karena diiringi dengan tambahan atau kekurangan…, beda antara yg memahami secara langsung dengan yang memahami melalui perantara”
Demikian nasehat syaikh memotivasi sang pemilik hotel untuk belajar bahasa arab.

Copas dari: http://firanda.com/index.php/artikel/wejangan/454-nasehat-syaikh-sa-ad-bin-nashir-asy-syatsri-kepada-salah-seorang-pemilik-hotel

Demikian saja. Semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam.

 

Bogor, Jum’at 3 Ramadhan 1434 H/12 Juli 2013

Muhammad Mujianto Al-Batawie

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: