BAHASA ARAB: GAMPANG ATAU SUSAH ?

YOU CANDari pertanyaan “Bahasa Arab, gampang atau susah” biasanya akan ada yang menjawab “gampang” dan ada yang bilang “susah”. Setiap jawaban memiliki alasan-alasan tersendiri. Lalu, manakah jawaban yang benar? Bahasa Arab itu gampang atau susah? Hmm…..mari kita bahas.

Bagi saya, bahasa Arab itu pada asalnya adalah bahasa yang mudah untuk dipelajari. Kenapa saya katakan demikian. Sebab, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memilih bahasa Arab sebagai bahasa agama. Sedangkan kita sudah ketahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak menghendaki kesulitan bagi hamba-Nya. Jadi, bahasa Arab itu adalah bahasa yang mudah untuk dipelajari.

Kalau memang begitu, kenapa masih ada orang yang menganggap bahasa Arab itu adalah bahasa yang sulit untuk dipelajari?

Menurut saya, kemungkinannnya ada dua: Dia tidak memiliki keinginan yang kuat untuk bisa menguasai bahasa Arab dan dia tidak tahu metode yang tepat dalam belajar bahasa Arab. Orang yang tidak punya keinginan kuat untuk bisa menguasai bahasa Arab, ketika dia melihat banyak hal yang harus dia pelajari dan hafalkan untuk sampai bisa bahasa Arab, diapun kemudian dengan gampangnya mengatakan “Waduh, susah nih kayaknya bahasa Arab! Banyak yang harus dihafal!”. Dan orang yang tidak tahu cara yang efektif dalam belajar, bisa menganggap susah karena dia salah dalam melakukan tahapan belajar. Ibarat orang yang baru belajar tambahan dan pengurangan dalam matematika, namun kemudian langsung belajar kalkulus atau matematika tehnik. Ya tentu saja dia akan pusing sembilan keliling.

Jadi intinya, kalau menurut saya, bahasa Arab itu mudah. Namun, untuk bisa merasakan kemudahan itu, kita harus punya keinginan kuat untuk bisa dan juga kita harus tahu metode yang efektif dalam mempelajarinya. Dan diantara metode yang efektif dalam belajar bahasa Arab adalah “bertahap” dalam belajar.

Karena bahasa Arab ini luas, maka kita harus bertahap dalam mempelajarinya. Tidak bisa sekaligus kita pelajari semua cabang-cabang bahasa Arab. Ada tahapan-tahapannya. Sebelum kita belajar ilmu Balaghoh, kita kuasai dulu ilmu Nahwu dan ilmu Shorof. Dan sebelum kita mempelajari ilmu nahwu tingkat tinggi, kita kuasai dulu ilmu nahwu tingkat dasar. Insya Allah dengan begitu, proses belajar kita akan terasa mudah. Apalagi jika kita bisa menemukan guru atau buku yang bagus dan mudah dalam memberikan penjelasan.

Saya pernah memberikan permisalan dalam buku STRATEGI SUKSES BELAJAR BAHASA ARAB, bahwa belajar bahasa Arab itu seperti orang yang membelah kelapa tua. Ketika ada orang yang belum pernah menyaksikan orang membelah kelapa tua, tentu dia akan merasa sulit ketika disuruh mengupas sendiri. Kenapa? Karena dia tidak tahu caranya. Tapi ketika dia tahu cara yang benar, dia tentu akan berkata “Wah ternyata caranya begitu…..Gampang juga ternyata….”.

Tapi, ketika awal mencoba mengupas kelapa –meski dia sudah tahu caranya- mungkin dia akan merasa berat juga. Maklumlah baru mencoba dan belum terbiasa. Tapi, kalau dia mau terus mencoba dan berlatih mengupas kelapa tua itu, lama kelamaan dia akan mahir dan tidak merasa keberatan lagi. Nah, bahasa Arab juga begitu.

Ketika awal-awal belajar bahasa Arab, mungkin kita merasa berat karena banyak kaidah dan pola-pola kata yang harus dihafal. Tapi kalau kita belajarnya bertahap sedikit demi sedikit, lama-lama kita akan bisa juga menguasai semua kaidah dan menghafal semua pola kata. Dan semua itu akan terasa mudah karena dilakukan secara bertahap. Ibarat orang yang disuruh memindahkan tumpukan pasir yang tinggi. Kalau dia memindahkannya dengan ember besar, tentu dia akan merasa berat dalam memikulnya. Bisa-bisa dia menyerah sebelum tumpukan pasir itu berhasil dia pindahkan. Namun, jika dia memindahkannya dengan menggunakan ember kecil yang ringan, tentu dia tidak akan merasa berat. Perlahan namun pasti, tumpukan pasir itu pun akan berhasil dia pindahkan.

Pernah suatu ketika seorang ulama mengajarkan kitab Nahwu tingkat dasar kepada murid-muridnya. Di awal belajar dia memberikan nasihat dan motivasi kepada murid-muridnya. Dia mengatakan bahwa TIDAK BENAR kalau ada orang yang mengatakan ilmu Nahwu itu susah karena banyak kaidah yang yang harus dipelajari. Dia tidak setuju kalau dikatakan bahwa ilmu Nahwu itu susah. Menurut dia, ILMU NAHWU ITU MUDAH! Tapi, kita harus mempelajari dan memahaminya dari dasar.

Nah, demikianlah yang bisa saya sampaikan. Intinya menurut saya, bahasa Arab itu mudah. Tapi, sebagainya yang dikatakan ulama itu, kita harus pelajarinya dari dasar. Kita jangan tergesa-gesa dalam mempelajarinya. Harus bertahap. Dan gunakan cara belajar yang efektif.

Wallahu a’lam.

 

Bogor, Senin dini hari 10 Dzul Qo’dah 1434 H/16 September 2013 M

Muhammad Mujianto Al-Batawie

 

 

 

One Response to BAHASA ARAB: GAMPANG ATAU SUSAH ?

  1. juwana says:

    ustad bogornya di mana sy juga bogor tapi di ci lengsi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: