LANGKAH PRAKTIS MENENTUKAN HAROKAT AKHIR SEBUAH KATA DALAM KALIMAT

pohon ngambang

Berikut ini penjelasan umum tentang cara menentukan harokat akhir atau bangunan akhir sebuah kata yang terdapat dalam kalimat:

 LANGKAH AWAL

CARI tahu arti setiap kata. Gunakan kamus jika diperlukan.

LANGKAH SELANJUTNYA

Tentukan apakah kata itu termasuk ISIM, FI’IL, atau HURUF.

 

>>> JIKA TERMASUK ISIM

[ISIM]

JIKA termasuk ISIM, maka tentukan: Apakah termasuk ISIM MABNI atau ISIM MU’ROB?

 

[[ISIM MABNI]]

Jika termasuk ISIM MABNI, maka harokat/bentuk akhir katanya tetap.

[[ISIM MU’ROB]]

Jika termasuk ISIM MU’ROB, maka tentukan:

Apakah termasuk ISIM MARFU’, MANSHUB, atau MAJRUR?

 

Jika termasuk ISIM MARFU’ (Karena berkedudukan sebagai FA’IL, MUBTADA, KHOBAR, DLL.) maka diantara TANDA I’ROBnya ialah berharokat akhir DHOMMAH.

 

            Jika termasuk ISIM MANSHUB (Karena berkedudukan sebagai MAF’UL BIH, ZHOROF, DLL.) maka diantara TANDA I’ROBnya ialah berharokat akhir FATHAH.

Jika termasuk ISIM MAJRUR (Karena berkedudukan sebagai MASBUQ BI HARFIL JAR, MUDHOF ILAIH, DLL.) maka diantara TANDA I’ROBnya ialah berharokat akhir KASROH.

 

>>> JIKA TERMASUK FI’IL

[FI’IL]

JIKA termasuk FI’IL, maka tentukan: Apakah termasuk FI’IL MABNI atau FI’IL MU’ROB?

 

[[FI’IL MABNI]]

Jika termasuk FI’IL MABNI, maka harokat/bentuk akhir katanya tetap.

[[FI’IL MU’ROB]]

Jika termasuk FI’IL MU’ROB, maka tentukan:

Apakah termasuk FI’IL MARFU’, MANSHUB, atau MAJZUM?

 

Jika termasuk FI’IL MARFU’ (Karena TIDAK diawali oleh amil nashob & amil jazem) maka diantara TANDA I’ROBnya ialah berharokat akhir DHOMMAH.

 

            Jika termasuk FI’IL MANSHUB (Karena diawali oleh amil nashob) maka diantara TANDA I’ROBnya ialah berharokat akhir FATHAH.

Jika termasuk FI’IL MAJZUM (Karena diawali oleh amil jazem) maka diantara TANDA I’ROBnya ialah berharokat akhir SUKUN.

>>> JIKA TERMASUK HURUF

[HURUF]

Karena semua HURUF itu MABNI, maka harokat akhirnya tetap.

 

Berikut ini contoh praktisnya:

Misalnya ada kalimat:

لم يأكل زيد طعاما

Arti kata:

 

(لم): Belum

(يأكل): Makan

(زيد): Zaid

(طعاما): Makanan

 

>>> PENENTUAN HAROKAT AKHIR

 

LAM “لم”, HURUF, MABNI

YA’KUL “يأكل”, FI’IL MU’ROB (Karena FI’IL MUDHORE yang tidak bersambung dengan NUN TAUKID & NUN NISWAH), MAJZUM (Karena diawali oleh amil JAZEM “لم”), HAROKAT AKHIR SUKUN.

ZAID “زيد”, ISIM MU’ROB, MARFU’ (Karena berkedudukan sebagai FA’IL), HAROKAT AKHIR DHOMMAH.

THO’AMAN “طعاما”, ISIM MU’ROB, MANSHUB (Karena berkedudukan sebagai MAF’UL BIH), HAROKAT AKHIR FATHAH.

 

SEHINGGA CARA MEMBACANYA BEGINI:

لَمْ يَأْكُلْ زَيْدٌ طَعَامًا

ZAID BELUM MAKAN MAKANAN

SEMOGA BERMANFAAT

 

# Apa yang saya sampaikan di atas adalah penjelasan umum. Untuk rinciannya, silakan pelajari di buku kaidah bahasa Arab yang sudah saya susun, yaitu KITAB FAHIMNA (Panduan Belajar Bahasa Arab secara OTODIDAK untuk ORANG INDONESIA).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: