TUKANG BANGUNAN YANG BELAJAR BAHASA ARAB

tukang bangunanSeingat saya, pertama kali kenal beliau sekitar tahun 2004-an di sebuah mesjid. Itupun hanya kenal nama. Tidak ada perbincangan serius diantara kami berdua. Sebut saja namanya Pak Toto.

Beberapa tahun kemudian –seingat saya 4 tahun kemudian- ada seorang kawan yang memberi info kepada saya.

“Antum kenal Pak Toto?”

Saya diam sambil berfikir sejenak. Sepertinya pernah dengan nama itu.

“Oh ya! Kenapa emangnya?”

“Istrinya sedang dirawat di rumah sakit karena pendarahan hebat. Antum punya temen yang banyak uang nggak untuk dimintai bantuan?”

Secara tak terduga, belasan tahun kemudian, istri saya berkenalan dengan istri Pak Toto. Bahkan hubungan mereka jadi sangat dekat. Nah, dari istrinya inilah –lewat perantaraan istri saya- saya jadi lebih tahu tentang diri dan kehidupan Pak Toto.

Berikut ini beberapa info yang saya dapat:

–          Beliau hanya lulusan SD. Adapun istrinya hanya lulusan SMP.

–          Saat meninggalkan rumah orangtuanya di kampung untuk pergi merantau ke Bogor, beliau dan istrinya hanya membawa beberapa helai pakaian.

–          Beliau sampai saat ini masih menjadi tukang bangunan.

–          Anaknya sekarang ada 3. Yang 2 sekolah SD, dan satu lagi masih TK.

–          Beliau tidak malu untuk selalu meningkatkan kualitas diri. Pernah beliau ikut pelatihan bekam.

–          Sengaja setiap hari Ahad dia meliburkan diri dan secara rutin datang ke pengajian.

Berdasarkan info dari istrinya juga, beliau sekarang sedang mengikuti pelatihan bahasa Arab yang diadakan di masjid tempat beliau biasa mengaji setiap Ahad. Kalau tidak salah, biaya pendaftarannya sekitar 200 ribu rupiah untuk dua tahun. Belajarnya hari Sabtu dan Ahad ba’da Ashar sampai maghrib. Kitab yang dipakai adalah kitab Durus Lughoh.

Mendengar informasi ini saya jadi tertarik untuk menghadiahkan KITAB FAHIMNA kepada beliau. Harapan saya, beliau jadi lebih mudah dalam proses belajarnya dan tetap semangat ikut pelatihan hingga selesai dan sukses. Dan saya juga berharap, semoga saya mendapatkan pahala melimpah karena ikut andil dalam membantunya belajar bahasa Arab. Meski hanya lewat satu paket buku panduan.

Nah, demikian cerita sederhana tentang Pak Toto. Seorang tukang bangunan yang sederhana namun mau untuk belajar bahasa Arab. Semoga cerita ini bisa menambah semangat kita semua untuk mau  belajar bahasa Arab dan terus belajar hingga faham.

Sobat…..

Kalo tukang bangunan saja – yang hidupnya sederhana dan pekerjaannya sangat melelahkan- masih mau menyisihkan waktunya untuk belajar bahasa Arab, mestinya kita-kita yang  kondisinya lebih enak harus lebih mau lagi.

Jangan mau kalah sama tukang bangunan! Ayo kita belajar bahasa Arab!

 

Bogor, Selasa sore 15 Jumadal Akhiroh 1435H/15 April 2014

 

Muhammad Mujianto al-Batawie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: