KENAPA SAYA MEMBUAT LATIHAN BAHASA ARAB DUA VERSI

UJI KEMAMPUAN 1Antum yang sering berkunjung ke blog saya ini atau yang biasa ke SINI dan ke SINI, tentu tau kalau saya banyak membuat latihan baca arab gundul berupa bahasa Arab dua versi. Maksudnya dua versi yaitu bahasa Arab yang berharokat dan tidak berharokat. Taukah Antum, kenapa saya tertarik untuk membuat banyak latihan semacam ini?

 

Begini. Ceritanya dulu, waktu awal-awal saya belajar bahasa Arab, saya merasa kesulitan untuk mendapatkan saran latihan membaca kitab gundul. Dan saya tidak punya guru yang bisa dijadikan tempat berlatih waktu itu. Akhirnya, apa yang waktu itu saya lakukan?

 

Pernah saya menulis ulang ayat-ayat al-Qur’an yang belum saya hafal. Saya tulis tanpa harokat. Setelah itu saya coba harokati berdasarkan ilmu Nahwu-Shorof yang sudah saya pelajari. Saya juga berusaha untuk menerjemahkannya sendiri. Untuk mengecek kebenaran harokat yang saya berikan, saya cocokkan hasil pengharokatan saya dengan melihat mushaf al-Qur’an.

 

Saya juga melakukan hal yang sama dengan hadits. Saya coba tulis ulang, kemudian saya coba harokati sendiri. Lalu saya cocokkan jawaban saya dengan melihat kitab hadits yang sudah berharokat.

 

Waktu itu saya juga berusaha untuk mendapatkan kitab bahasa Arab dua versi. Alhamdulillah saya berhasil mendapatkannya. Lalu, saya coba baca sendiri kitab yang tanpa harokat. Setelah itu, saya cocokkan jawaban saya dengan kitab yang berharokat.

 

Inilah yang dahulu saya lakukan. Alhamdulillah cara ini cukup memberikan manfaat. Saya jadi lebih faham tentang cara menerapkan kaidah Nahwu-Shorof yang sudah saya pelajari. Saya jadi lebih tau kedudukan-kedudukan kata jika sudah diletakkan dalam sebuah kalimat yang panjang.

 

Oleh karena itulah, saya tertarik untuk membuat sarana latihan seperti ini. Semoga bisa memberi manfaat kepada Antum semua yang saat ini belajar bahasa Arab sendiri tanpa bimbingan guru secara langsung. Jadi Antum tidak perlu untuk melakukan hal yang sama dengan yang saya lakukan dulu. Gunakan saja sarana latihan yang sudah saya sediakan.

 

Sudah puluhan soal latihan yang saya buat dilengkapi dengan kunci jawabannya. Silakan manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jika ada yang belum jelas, silakan ajukan pertanyaan di kolom komentar yang ada di setiap latihan.

 

>>> CARA BELAJAR

 

Agar sarana latihan yang sudah saya buat bisa bermanfat banyak, saya sarankan langkah-langkah berikut:

 

  1. Ambil latihan yang ringkas terlebih dahulu.
  2. Baca pertama kali tulisan yang tanpa harokat.
  3. Cobalah berusaha untuk mengharokati dan menerjemahkannya sendiri. Gunakan kaidah Nahwu-Shorof yang sudah dipelajari.
  4. Lihat kunci jawabannnya. Fahami baik-baik.
  5. Baca kembali tulisan yang tanpa harokat tanpa melihat kunci jawaban. Baca berulang-ulang hingga faham sambil diterjemahkan.

 

Demikian saja. Semoga bermanfaat.

 

Bogor, Ahad tengah malam 28 Jumadal Akhiroh 1435H/27 April 2014

 

Muhammad Mujianto al-Batawie

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: