BELAJAR DARI TUKANG BUBUR

tukang buburBeberapa waktu lalu saya berbincang-bincang dengan seorang tukang bubur keliling. Dia sudah menikah dan memiliki tiga orang anak yang masih kecil-kecil. Dari tukang bubur ini saya mendapatkan pelajaran berharga.

 

Dia awalnya adalah seorang pengusaha yang cukup sukses. Dia memiliki dua warung makan dengan beberapa orang pegawai. Namun usahanya kemudian bangkrut. Dia pun terlilit hutang cukup besar. Akhirnya, rumahnya pun dijual. Dan kini dia pindah ke rumah sederhana yang jauh lebih kecil dari rumahnya dulu.

 

Di rumahnya yang baru, dia berusaha untuk membangun usahanya kembali. Dia coba bebagai macam usaha. Namun, sukses belum menghampirinya. Semuanya gagal. Hingga pernah dia mengalami suatu situasi dimana dia benar-benar tidak memiliki uang sehingga harus meminjam kepada orang lain untuk menjalani hidup.

 

Hingga akhirnya sekarang dia coba menjual bubur keliling. Selain menjual bubur, untuk menambah penghasilan, dia juga bekerja sebagai pelayan di sebuah warung makan. Jadi dalam sehari dia bekerja dua kali. Pertama sebagai tukang bubur. Dan kedua sebagai pelayan warung makan.

 

Dia berkata bahwa sekarang jam tidurnya sangat sedikit. Sekitar 3-4 jam dalam sehari. Pagi hari jam 2 dia harus sudah bangun untuk memasak bubur. Setelah itu ba’da subuh dia keliling berjualan bubur. Sekitar jam 9 pagi dia harus membuka warung makan sampai sekitar jam 9 malam. Baru setelah itu sekitar jam 10-an malam dia bisa tidur.

 

 

Inilah sedikit cerita tentang tukang bubur keliling yang saya temui. Dari dia saya belajar bahwa “alasan kuat” itu bisa membuat orang untuk mau TAKE ACTION melakukan apa yang dia ingin raih. Lihatlah! Karena dia ingin memberi makan anak-istrinya dan tidak ingin menelantarkan mereka, maka dia pun terdorong untuk melakukan apa saja yang bisa menghasilkan uang. Bahkan dia rela untuk melakukan pekerjaan yang melelahkan dan mengurangi jam tidur demi anak-istrinya.

 

Nah, bagi Antum yang saat ini sedang belajar bahasa Arab dan ingin bisa baca kitab gundul, hendaknya Antum cari alasan kuat “kenapa Antum ingin bisa bahasa Arab? Kenapa Antum ingin bisa baca kitab gundul?”. Jika Antum bisa menemukan alasan kuat yang benar-benar kuat, insya Allah akan membuat Antum untuk semangat belajar dan rela untuk berkorban apapun demi merah sukses dalam belajar bahasa Arab. Bisa jadi nantinya Antum akan rela untuk tidur cuma 4 jam dalam sehari demi untuk mempelajari bahasa Arab dan banyak melakukan latihan.

 

Mungkin itu saja dari saya. Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: