# KISAH NYATA: PROSES LAHIRNYA KITAB FAHIMNA (BAG-3)

Kisah sebelumnya bisa dibaca di SINI

>>> Kebiasaan Saya

muji-artikel-1Sebelum menulis KITAB FAHIMNA, saya sudah menulis beberapa buku. Ada belasan buku yang sudah saya tulis. Kebanyakannya adalah buku-buku bacaan Islami. Tiga diantaranya sudah diterbitkan oleh penerbit buku di Jakarta, Solo, dan Yogyakarta. Dalam menulis buku, saya biasa menggunakan nama pena “Abdul Jabbar”.

Selain menulis buku, saya juga pernah menulis artikel di koran dan majalah. Ada puluhan artikel yang sudah berhasil saya tulis. Sebagiannya sudah pernah dimuat di HU. Pikiran Rakyat, HU. Republika, Majalah Remaja el-Fata, dan Majalah Islam ar-Risalah. Penah saya punya pengalaman tiga bulan berturut-turut tulisan saya dimuat di kolom Hikmah koran Republika. Dalam menulis artikel, saya biasa menggunakan nama asli.

Saya memiliki kebiasaan, sebelum menulis buku terlebih dahulu saya buat judul sementaranya. Terkadang satu tema buku bisa saya buat judul sementara lebih dari tiga. Dalam menyusun kitab Nahwu-Shorof kali ini pun begitu.

Saya sudah lupa judul sementara apa saja yang saya berikan waktu itu. Yang saya ingat –meski samar-samar- adalah judul-judul ini: Panduan Belajar Bahasa Arab untuk Anak Balita dan Belajar Bahasa Arab dari Nol Banget.

merangkakKenapa saya ingin beri judul seperti ini? Sebab buku yang hedak saya tulis ini rencananya adalah buku yang akan sangat mudah difahami oleh orang yang baru kenal bahasa Arab (dari nol banget). Dan saya berencana membagi buku ini menjadi beberapa tingkatan. Tingatan ini ibarat fase yang biasa dilalui oleh anak balita yang ingin bisa berjalan. Dimulai dari tengkurap, merayap, duduk, merangkak, berdiri, dan berjalan.

Setelah membuat judul sementara, saya pun coba membuat cover buku sementara di komputer. Kemudian cover itu saya print dan saya tempel di dinding kamar. Harapan saya, dengan melihat cover sementara itu setiap hari, saya jadi termotivasi untuk segera menuliskan dan menyelesaikannya.

Cara ini terbukti efektif. Sebab, setiap kali melihat cover buku di dinding, saya jadi tertantang untuk segera menulis. Saya pun segera melakukan persiapan-persiapan.

Pesiapan apa saja yang saya lakukan? Bagaimana cara saya mulai membuat tulisan? Insya Allah akan saya ceritakan setelah ini.

Insya Allah bersambung….

Bogor, Ahad Pagi 18 Rabiul Akhir 1436 H/8 Februari 2015

Muhammad Mujianto al-Batawie

muji-artikel-1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: