# KISAH NYATA: PROSES LAHIRNYA KITAB FAHIMNA (BAG-4)

Kisah sebelumnya bisa dibaca di SINI

ROKOK 1>>> Cara Saya Menulis Buku

Dari belasan buku yang pernah saya tulis, secara umum caranya sama. Berikut ini akan saya ceritakan kepada Antum. Semoga bermanfaat, khususnya untuk Antum yang ingin menulis buku juga.

Silakan nanti dilakukan jurus “ATM”. Antum “AMATI” dulu cara yang saya lakukan. Kemudian Antum bisa “TIRU” dan “MODIFIKASI” menjadi lebih baik menurut Antum masing-masing.

Paling tidak ada 4 LANGKAH yang saya lakukan:

Langkah 1, Membuat JUDUL SEMENTARA.

Langkah 2, Membuat KERANGKA TULISAN.

Langkah 3, Mengumpulkan BUKU-BUKU REFERENSI.

Langkah 4, Menuliskannya.

Buku saya yang berjudul “NGEROKOK BIKIN KAMU KAYA” caranya kurang lebih seperti ini. Pertama, saya buat judul-judul sementaranya dulu. Kemudian, saya buat kerangka tulisannya. Saya data tema-tema yang kemungkinan saya akan bahas di dalam buku. Pokoknya saya tulis saja dulu. Tidak ngurut awalnya. Apa yang ada di benak langsung saya tuliskan. Setelah itu baru saya susun kembali. Ada yang saya letakkan di depan, di tengah, dan di akhir.

Setelah itu, saya coba kumpulkan buku-buku yang akan saya jadikan referensi. Biasanya buku-buku yang saya jadikan referensi adalah buku-buku yang sudah pernah saya baca. Jadi saya tidak perlu baca ulang lagi semuanya dari awal sampai akhir. Cukup saya baca bagian yang saya butuhkan saja. Makanya penting saya ingatkan di sini kepada Antum yang ingin menulis buku. Hendaknya Antum tulis tema yang memang Antum sudah kuasai. Insya Allah akan mudah dalam proses penyusunannya.

Kemudian, mulailah saya menulis. Kurang lebih saya butuh waktu 2 mingguan untuk menulis. Karena saya belum punya komputer, maka saya tulisankan dulu di buku tulis. Tidak semuanya saya tulis. Jika yang ingin saya tulis berupa kutipan, cukup saya sebutkan judul buku yang hendak saya kutip beserta halamannya. Nanti baru saya akan tulis kalau sudah ada komputer (biasanya saya menulis di komputer teman atau di rental).

 ROKOK 1

(Berawal dari CORETAN)

Kemudian…

ROKOK 2(Jadi buku siap kirim ke penerbit)

Kemudian…

ROKOK 4(DITERBITKAN)

Demikian gambaran umum cara saya menulis buku. Lalu bagaimana dengan buku bahasa Arab (Nahwu-Shorof) yang hendak saya tulis?

Kurang lebih caranya sama. Setelah mencari judul-judul sementara, kemudian saya pun membuat coretan berupa tema-tema yang hendak saya bahas. Waktu itu saya ingin membuat buku panduan bahasa Arab yang setingkat KITAB AL-MUYASSAR. Namun tentu saja dengan pengantar bahasa Indonesia agar bisa dipelajari sendiri.

Saya bagi pembahasannya menjadi 6 BAGIAN. Saya menyebutnya KELAS. Jadi dalam buku yang hendak saya tulis ini nanti ada 6 KELAS. Kenapa kelasnya ada 6?

Bayangan saya waktu itu, buku yang hendak saya tulis ini ibarat SEKOLAH TINGKAT SD. SD kan nada 6 kelas. Makanya saya bagi menjadi 6 kelas.

Kemudian sengaja saya buat kelas-kelas seperti ini agar kita belajarnya itu benar-benar memperhatikan tahapan. Sebelum kita melanjutkan ke tahapan berikutnya, kita harus mantap dulu di tahapan sebelumnya. Dan dengan adanya tahapan ini, belajarnya jadi lebih ringan dan efektif. Kenapa bisa begitu?

Lebih ringan karena setiap tahapan itu bisa dipelajari dengan cepat. Dan efektif, karena jika misalnya kita sudah sampai di kelas 5, kemudian tiba-tiba kita berhenti belajarnya, maka kita tidak perlu mengulang lagi dari kelas 1. Kita cukup mengulang pelajaran di kelas 4. Dan kita juga jadi tidak seenaknya saja naik ke kelas berikutnya, jika di kelas sebelumnya belum faham benar dengan semua materi yang ada.

Berbeda halnya kalau buku itu tidak punya tahapan-tahapan yang jelas. Kita tidak tahu dimana harus berhenti sejenak jika mau istirahat. Kita juga tidak tahu di tahapan mana kita harus berhenti dulu untuk kembali mengulang pelajaran sebelum melanjutkan pelajaran ke materi berikutnya agar belajarnya nanti menjadi mudah.

Buku Nahwu-Shorof yang hendak saya tulis ini juga saya niatkan untuk menyempurnakan KITAB AL-MUYASSAR. Sebab selama saya mengajarkan kitab ini, ada yang menurut saya perlu untuk dibenahi lagi. Misalnya, di awal sudah disebut istilah “JAMAK MUDZAKKAR SALIM”. Namun, sebelumnya tidak dijelaskan terlebih dahulu apa itu “MUDZAKKAR”.

Kemudian, di awal sudah disebutkan cukup banyak contoh-contoh HURUF JAR. Padahal tidak semua sering terpakai. Dan ada beberapa pembahasan di KITAB AL-MUYASSAR yang menurut saya tidak perlu untuk disampaikan terlebih dahulu karena penggunaannya jarang. Seperti pembahasan tentang SYIBHUL MUDHOF, MUNADA GHOIRU MAQSHUDAH, dll.

Saat menjelaskan ISIM GHOIRU MUNSHORIF pun menurut saya perlu dibenahi. Tidak perlu semuanya dijelaskan. Dan bahasanya pun bisa dipermudah dan disederhanakan lagi agar lebih mudah difahami oleh para pelajar pemula.

Intinya, saya ingin membuat buku Nahwu-Shorof yang hendak saya tulis ini: Mudah difahami dan materi yang diajarkan adalah materi yang memang paling dibutuhkan di tingkat dasar.

Setelah membuat kerangka tulisannya, saya pun kemudian membuka-buka kitab Nahwu-Shorof yang saya punya. Saya keluarkan kembali dari dalam kardus. Saya baca-baca sebentar setiap kitab. Lalu, saya pun mulai menulis.

Dan untuk menuliskan buku ini, bukanlah perkara yang mudah. Bukan karena saya tidak faham dengan tema yang hendak saya tulis. Tapi karena kondisi ekonomi saya yang saat itu sedang kritis. Tempat tinggal saya tidak jelas dan kerjaan pun masih serabutan. Insya Allah nanti akan saya ceritakan setelah ini.

Insya Allah bersambung….

Bogor, Senin Pagi 19 Rabiul Akhir 1436 H/9 Februari 2015

Muhammad Mujianto al-Batawie

2 Responses to # KISAH NYATA: PROSES LAHIRNYA KITAB FAHIMNA (BAG-4)

  1. Nur Muda says:

    Assalamualaikum Ustadz…Untuk buku “Menjadi Kaya dengan Merokok” apa ada ebook nya Ustadz, sepertinya baru kali ini baca topik masalah ini🙂 Untuk kisah nyata nya di lanjutkan Ustadz, mudah2an bisa jadi inspirasi..
    Wassalam

  2. mujianto2011 says:

    Wa’laikummussalam… Saya udah lupa, karena itu ditulis waktu saya blom punya komputer. Masih numpang, jadi filenya nggak keurus.

    Coba nanti di Islamic Book Fair antum cari, mungkin ada.

    Saya pun sekarang nggakmegang bukunya, Udah saya bagi-bagiin orang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: