BINGUNG ?

Jika ada yang ingin Anda tanyakan terkait dengan blog ini, silakan ajukan pertanyaan di sini.

Semoga saya bisa menjawabnya….

45 Responses to BINGUNG ?

  1. fajar says:

    1) Mas mujianto saya fajar dari tangerang, saya masih bingung mengenai sifat-maushuf di pelajaran ke 7 dikitab fahimna tingkat pemula. Saya ingin mas mujianto menjelaskan lagi kepada saya dan berikan saya contoh yang banyak supaya saya paham, terima kasih.

    2) Untuk yang kedua apakah contoh ini bisa dikatakan sifat-maushuf
    عَلِيٌّ الجَمِيْلُ
    فَاتِمَةُ الجَمِيْلَةُ
    ذَهَبَ عَلِيٌّ فِي بَيْتٍ كَبِيْرٍ
    Atas jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih

    • mujianto2011 says:

      Bismillah… Terima kasih atas pertanyaan yang antum ajukan. Semoga kita semua senantiasa diberikan semangat untuk mempelajari ilmu-ilmu yang bermanfaat.
      Adapun jawaban saya adalah sebagai berikut:
      1) Dalam kitab fahimna tingkat pemula sengaja contoh yang saya berikan tidak terlalu banyak karena tujuan saya ialah agar pembaca bisa faham inti dari ilmu nahwu dan shorof dengan cepat. Tujuan terpenting dari fahimna tingkt pemula adalah agar pembaca bisa mendaptkan gambaran umum ilmu nahwu dan shorof dalm jangka waktu yang tidak lama. Adapun penjelasan lebih rinci dari setiap materinya bisa dibaca di kitab fahimna tingkatan berikutnya, yaitu tingkat dasar, lanjutan, dan pemantapan. Di sana saya berikan banyak contoh. Bahkan di bagian kunci jawaban saya sudah berikan puluhan contoh, di antaranya tentang shifat-maushuf. Silakan merujuk ke sana.

      Intinya, shifat-maushuf harus sama: I’robnya, jenisnya, jumlahnya, dan kejelasannya.

      2) Adapun kalimat:

      عَلِيٌّ الجَمِيْلُ (Sudah benar)
      فَاتِمَةُ الجَمِيْلَةُ (Yang benar penulisannya “فاطمة الجَمِيْلَةُ”)
      ذَهَبَ عَلِيٌّ فِي بَيْتٍ كَبِيْرٍ (Lebih tepat dikatakan “ذَهَبَ عَلِيٌّ إلى بَيْتٍ كَبِيْرٍ”)
      Demikian sedikit jawaban yang bisa saya berikan. Semoga bermanfaat.
      Wallahu a’lam.

  2. fajar says:

    terima kasih mas mujianto atas jawabannya

  3. fajar says:

    mas saya mau kasih masukan aja gimana kalo di kitab fahimna untuk kedepannya dikasih cd audio pelajaran selain lebih mudah kita juga tau cara pengucapannya. terima kasih

    • mujianto2011 says:

      Subhanallah! Masukan yang sangat berharga. Jazakumullahu khairan wa barakallahu fiikum. Semoga kita senantiasa diberi semangat untuk mempelajari bahasa Arab dan ilmu2 yang bermanfaat lainnya.

      Sebenarnya sudah sejak lama saya menginginkan hal ini. Saya ingin membuat pelajaran bahasa Arab yang disertai audio dan video. Mungkin seperti Khan Academy atau Mr. Duncan pada pelajaran bahasa Inggris.

      Namun ada beebrapa pertimbangan, diantaranya:
      1. Peralatan yang belum memadai.
      2. Saya perhatikan, kawan2 yang belajar bahasa ARab masih merasa nyaman dan lebih nyaman dengan media buku.

      Semoga ke depannya bisa terwujud. Mohon doanya.

  4. duden says:

    Assalamualaikum…
    Mas,saya mau tanya kalo beli buku nya langsung alamatnya dmn?
    Terimakasih Duden

  5. abah74 says:

    عمر أكبر من عثمان جسما
    Kenapa عثمان manshub, bukankah seharusnya dia majrur, sementara pada contoh yg lain, pake nama yg lain:
    طارق أحسن من زياد جوالا
    Nah زياد majrur, seperti aturannya (kemasukan huruf jar). Apa ada aturan tertentu mengenai nama orang?

    • mujianto2011 says:

      Utsman tidak manshub, tapi majrur, tanda jar-nya dengan fathah. Ingat, utsman termasuk isim ghoiru munshorif karena nama yang berakhiran alif-nun sehingga tanda jarnya dengan fathah, bukan dengan kasroh.

      Penjelasan rinci tentang tanda i’rob bisa dibaca di kitab FAHIMNA NAHWU TINGKAT LANJUTAN.

      Berikut ini i’rob ringkasnya:

      “عثمان”: MASBUQ BI HARFIL JAR, MAJRUR, FATHAH, ISIM GHOIRU MUNSHORIF

      Terima kasih atas pertanyaannya.

      Wallahu a’lam.

  6. abah74 says:

    aslkm ustadz, sy mmmpelajari kitab fahimna, skrg sampai pada kitab ke 4. sambil membaca al Quran, sy coba menganalisa kedudukan kalimatnya. pada surat al Maidah ayat 3
    حرمت عليكم الميت و الدم و لحم …
    bukankah kedudukan الميت الدم لحم
    adalah maful bih, namun kenapa mereka marfu ?
    jazakallah atas jawabannya

    • mujianto2011 says:

      Wa’alikumussalam….
      Alhamdulillah, semoga dimudahkan dalam belajar dan terus diberi semangat.
      MARFU’ karena berkedudukan sebagai NAIBUL FA’IL. Perhatikan fi’il sebelumnya itu majhul HURRIMAT (Diharamkan).
      Lihat kembali pembahasan tentang NAIBUL FA’IL di NAHWU LANJUTAN.
      Wallahu a’lam.
      BArakallahu fiikum..

  7. fajar says:

    mas mujianto saya lihat di kamus mahmud yunus bahasa arab sapu tangan kok mandilun bukan mindilun apakah memang ada cara lain dalam membacanya atau kesalahan dari penerbit? untuk jawabanya saya ucapkan terima kasih

    • mujianto2011 says:

      Yang saya sering dengar itu “mindiil”. Dan di kitab Shahih al-Bukhari ada judul bab di Kitab al-Ath’imah yang judulnya baabul mindiil. Tapi, bisa jadi ada lafaz lain. Kadang saya mendengar orang Arab mengucapkan sebuah kata yang sama dengan harokat yang berbeda di huruf awalnya semisal kasus ini. Wallahu a’lam.

  8. fajar says:

    oh jadi buakan kesalahan dari kamusnya. oh ya satu lagi mas ketika saya cari kata “dhoroba” dikamus mahmud yunus kok yang keluar bukanya pukul ya apa memang ada arti lain?

  9. Anwar Rasid says:

    Assalamualaikum Ustadz….
    Saya ingin sekali belajar bahasa arab tetapi saya masih bingung harus dari mana memulainya. saya tdk tahu ilmu nahwu,ilmu shorof, bahasa arab juga huruf gundul. Pak Ustadz tolong tunjukan dari buku-buku yang pak ustadz tampilkan yang mana dulu harus saya pelajari saya ingin sekali membelinya… terima kasih.

  10. ukasyah says:

    ust sy bingung utk mendownloadny… urutan materi dari awal sampai akhir yg mana? katanya fahimna ada level sampai 6 tp kq sy gak ktmu failnya? mohon dibantu…..

  11. achmad says:

    ustadz, saya masih ada yang belum di mengerti,
    saya telah membaca 52 kutipan kitab, saya soroti di bagian : latihan 3 : yusyro’u, kenapa tidak di baca yasyrou?
    saya mengerti ini bentuk pasif, tapi kenapa bisa pasif ustadz?

    ciri2 pasifnya tuh apa ustadz?
    saya belum mengerti kenapa ini bisa jadi kalimat pasif,,

    kalo ‘gundulan’ kan tulisannya sama itu2 juga, mohon bimbingannya,,

    • mujianto2011 says:

      Untuk bisa mengharokati dengan tepat, kita harus faham terlebih dahulu susunan kalimatnya. Untuk faham susunan kalimat, kita harus tau artinya.

      Untuk latihan , coba Antum artikan kata itu jika berbentuk AKTIF dan FASIF. Kira-kira artinya jadi gimana?
      Silakan dicoba terlebih dahulu….

  12. achmad says:

    tanya lagi ustadz,
    untuk membedakan fail dan maful, serta naibul fail dan maful itu gimana ustadz? selain dari harokatnya?
    jadi pas lihat tulisan gundulan langsung tau : ini pasti naibul fail..
    (misal fail harus nakiroh atau kemasukkan amil atau apa gitu ustadz?)

    o ya terima kasih atas jawabanya tentang aktif dan pasif, insyaa Allah akan dicoba-coba,,

    • mujianto2011 says:

      Caranya, fahami kembali pembahasan tentang JUMLAH FI’LIYYAH. Setiap ada FI’IL MA’LUM, masti ada FA’IL. Dan setiap ada FI’IL MAJHUL, pasti ada NAIBUL FA’IL.

      Kemudian, jika fi’ilnya itu muta’addi, maka umumnya disebutkan maf’ul bihnya.

      Ringkasnya begitu.
      Intinya sih, untuk pemula, coba fahami baik-baik pembahasan tentang JUMLAH ISMIYYAH & JUMLAH FI’LIYYAH. Ini buat pegangan.
      Semoga bermanfaat.
      Wallahu a’lam.

  13. fajar says:

    aslammualaikum mas mujian to bagai mana kaidah penulisan hufuf ng ny kedalam bahasa arab misalnya nama saya fajar angga rizky bagaimana penulisannya? trimakasih

    • mujianto2011 says:

      Wa’alaikumussalam….
      Untuk penulisan nama asing biasanya sesuai dengan yang bunyi yang didengar oleh orang arab. Jadi kita sesuaikan telinga kita dengan telinga orang arab, seolah-olah kita orang arab. Terkadang orang oarab yang satu berbeda dengan yang lainnya dalam mendengar sebuah kata asing sehingga menuliskannya pun berbeda.

      Misalnya “BOGOR” ada yang menulisnya:
      بوغور – بوجور – بوقور – بوكور

      Adapun untuk huruf2 atau bunyi yang tidak ada dalam huruf hijaiyah -seperti NG- maka dicari yang paling mirif dengan huruf hijaiyah. Misalnya MANGGA ditulis “منجا” atau “مانغا”.

      Adapun untuk nama Antum, bisa ditulis begini:

      فاجار انجا رزقي

      Demikian yang saya tau.
      Wallahu a’lam.
      Barangkali ada kawan-kawan yang punya pandangan lain? Silakan disharing di sini.

  14. danty says:

    assalamualaikum…
    saya pingin ikut pembelajaran ini tapi k masih bingung caranya gimna? mau dowload buku panduannya juga susah

  15. fajar says:

    mas mujianto ebooknya sudah dikirim belumnya soalnya di email saya ngak ada? ultimatefajar@gmail.com

  16. fajar says:

    mas setelah kita mempelajari kitabut tasrif untuk kitab selanjutnya kitab apa mas?

  17. fajar says:

    mas mujianto ketika saya baca buku berbahasa arab saya dapati fiil2 ada yang harus berpasangan dengan huruf misalnya dzahaba(pergi) pasangan dengan huruf illa(ke) begitujuga ihtaja(butuh). pertanyaannya adalah bagaimana kita mengetahui huruf2 yang cocok dengan fiil.?

  18. syamsir alam says:

    Pak Ustaz saya sudah beli buku paket lengkap, dan sudah mulai mempelajari buku shorof tingkat dasar dan nahwu tingkat dasar secara bersamaan, pertanyaan saya adalah kapan mulai dipelajari buku nahwu-shorof-percakapan tingkat pemula?, apakah berbarengan juga dengan buku yg dua diatas?, terima kasih infonya

  19. fitri says:

    assalamu’alaikum wr.wb. salam kenal pak . saya tertarik belajar bahasa arab metode fahimna, tapi barusan sy coba mendownload kok tdk bisa ya?apa bisa diemail atau bagaimana?jazakallahu

  20. agustina shara says:

    assalamu’alaikum, maaf saya mau tanya apakah dengan menggunakan buku ini bisa memahami dan bisa berbicara bahasa arab bagi yang tidak pernah belajar bahasa arab sama sekali. apakah kiranya sulit atau mudah untuk belajar sendiri dirumah? terimakasih wassalamu’alaikum

  21. Amirullah M says:

    Assalamu’alaikum ustadz

    Afwan, saya berharap kepada Allah swt agar ustadz bisa mengupload ulang ebook tentang PANDUAN BELAJAR KITABUT TASHRIF dikarenakan link skarang sudah mati dan ebook itu sangat bermanfaat bagi semua orang

    Syukron wa jazakumullah khoiron

  22. Asep R says:

    Assamu’alaikum, mau tanya ust

    قول: مفعول به لاسم الفاعل منصوب وعلامة نصبه الفتحة الظاهرة

    الكلام هو اللفظ المركب المفيد بالوضع

    1. Kenapa kata الفتحة dan اللفظ berharokat akhir dhommah
    2. Apa kedudukan kedua kata tersebut di dalam kalimat di atas

    Mohon penjelasannya ust, جزاك الله خيرا كثيرا

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: